OPS SAR

Dihantam Gelombang KM. Yuni Bahari Bocor, Seluruh ABK Berhasil Diselamatkan

2 August 2026, 13:57
Penulis: Editor

AMBONKITA.COM,- Kapal Motor (KM) Yuni Bahari mengalami kebocoran di perairan laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Beruntung seluruh ABK berjumlah 5 orang berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan.

Ezau Risamasu, Koordinator Pos SAR Banda mengungkapkan, peristiwa yang membahayakan nyawa manusia di laut ini terjadi pada Sabtu (1/8/2026). Informasi ini diterima dari masyarakat sekira pukul 12.55 WIT.

“Informasi kondisi membahayakan jiwa manusia ini kami terima dari Bapak Robo selaku keluarga. Ia meminta bantuan SAR karena kapal tersebut mengalami kebocoran di lautan Banda tepatnya disekitar Selatan Perairan Pulau Run,” ungkapnya.

Mendapatkan kabar ini, tim SAR gabungan dikerahkan menggunakan RIB. Tim diterjunkan menuju lokasi kejadian dengan jarak -+ 16,3 Nautical Mile, Heading 242.82°arah Barat Daya.

“Sekitar pukul 15.24 WIT, kapal berhasil ditemukan pada jarak -+ 18 Nautical Mile arah Barat Laut dari lokasi kejadian,” jelasnya.

Setelah dilakukan koordinasi, awak kapal mengaku telah berhasil memperbaiki kebocoran meski belum sepenuhnya. Kapal dapat melanjutkan perjalanan.

“Tim SAR selanjutnya mendampingi kapal kayu tersebut melanjutkan perjalanan menuju Pulau Banda Neira. Dan pada pukul 00.30 WIT tanggal 2 Agustus Tim SAR Gabungan bersama Kapal Yuni Bahari tiba dengan selamat di Pelabuhan Rakyat Banda selanjutnya seluruh korban diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.

KM. Yuni Bahari diketahui bertolak dari Kota Ambon pada 31 Juli 2026 dengan tujuan Pulau Banda Neira. Setibanya di sekitar Perairan Pulau Run, kapal dihantam gelombang hingga mesin alkon mengalami kerusakan dan kapal mengalami kebocoran.

Editor: Husen Toisuta

BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *