AMBONKITA.COM,- Tiga warga dianiaya Orang Tak Dikenal (OTK) di Negeri Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat malam sampai dengan Sabtu dini hari (16-17/6/2023). Satu diantaranya tewas dengan luka bacok.
Tiga orang korban yang dianiaya OTK yaitu Abduh Maldini Lestaluhu (26), warga desa Tulehu, serta dua warga Tial yakni Arafik Henamuli (21) dan korban meninggal dunia yaitu Fajrul Seknum (21).
Berdasarkan informasi yang dihimpun AmbonKita.com, menyebutkan, peristiwa penganiayaan terjadi di tempat dan waktu berbeda di desa Tial.
Berawal pada Jumat (16/6/2023) pukul 23.30 WIT, korban Abduh Maldini Lestaluhu dianiaya di desa Tial. OTK menghajarnya dari belakang kepala menggunakan batu. Kepala korban robek bersimbah darah. Ia kini tengah dirawat di RSUD dr. Ishak Umarela, Tulehu.
Selang beberapa menit berlalu, peristiwa pembacokan menggunakan senjata tajam (parang) kembali terjadi di Tial. Kali ini OTK menyerang Arafik dan Fajrul yang sementara duduk.
BACA JUGA: Jaksa Sita Uang Tunai Rp 1,5 Miliar Kasus Penyalahgunaan Anggaran Pembangunan Puskesmas Longgar Aru
Korban Maldini dianiaya saat hendak menonton acara pesta di desa Tengah-tengah, kecamatan Salahutu. Ia bersama temannya yang kini menjadi saksi kemudian ke desa Tial untuk membeli rokok. Saat membeli rokok tiba-tiba kepala korban dipukul OTK dari belakang dengan batu hingga terluka. Melihat korban bersimbah darah, temannya lalu melarikannya ke RSUD Tulehu untuk mendapatkan perawatan medis.
Berbeda dengan korban penganiayaan pertama, peristiwa kedua kembali terjadi beberapa menit setelah kejadian pertama. Kala itu, OTK menyerang dua korban pada Sabtu dini hari (17/6/2023). Persitiwa itu disaksikan HT, warga Tial. Ia melihat dua pelaku berboncengan menggunakan satu unit sepeda motor. Mereka dari arah desa Suli menggunakan karpus atau penutup wajah.
Setibanya di TKP, pelaku yang dibonceng turun dari motor dan menyerang dua korban menggunakan parang. Kedua korban yang tak tahu menahu itu sedang duduk dipinggiran jalan. Korban Fajrul dibacok mengenai perut. Sementara Arafik mengenai pinggang sampai ke bokongnya.
Pelaku, kata saksi HT, sempat menyerangnya. Namun saksi berhasil menghindar dan lari menyelamatkan diri. Saksi sempat berteriak meminta tolong warga. Ia kemudian melihat pelaku tancap gas menuju arah desa Tengah-tengah dengan tunggangan mereka.
Melihat kedua korban terluka, warga setempat kemudian melarikan mereka untuk mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Ottokwick Passo, kota Ambon. Tapi naas, korban Fajrul meregang nyawa setelah tiba di RS. Sementara Arafik mendapat perawatan intensif di IGD.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkait kejadian tersebut. Namun PS. Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Ipda Janete S. Luhukay, saat dikonfirmasi membenarkan dua kejadian penganiayaan yang dilakukan OTK di Tial.
“Iya benar,” kata Luhukay singkat membalas pesan whatsapp media ini.
Hingga berita ini diterbitkan situasi kamtibmas baik di Negeri Tial maupun di Negeri Tulehu, kecamatan Salahutu, dalam keadaan kondusif.
Editor: Husen Toisuta
AMBONKITA.COM,- Menjelang akhir tahun 2024, PT Bussan Auto Finance (BAF) kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung…
AMBONKITA.COM,- Dukung program ketahanan pangan nasional, Kapolda Maluku, Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, memimpin kegiatan…
AMBONKITA.COM,- Jelang Pilkada serentak, DPRD Provinsi Maluku mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku untuk segera menyelesaikan…
AMBONKITA.COM,- Sebanyak 70 peserta seleksi Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Polri Bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan, Gizi…
AMBONKITA.COM,- Kapolda Maluku Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan, memantau jalannya kampanye akbar yang digelar pasangan…
AMBONKITA.COM,- Terdakwa kasus persetubuhan anak di bawah umur berinisial PH, divonis bersalah. Kakek 71 tahun…