Ambonkita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
terasmaluku
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
No Result
View All Result
Ambonkita.com
No Result
View All Result
Home Maluku

BISAKAH PEREMPUAN PIMPIN SINODE GPM ?

Editor by Editor
02/16/2021
Reading Time: 2 mins read
0
BISAKAH PEREMPUAN PIMPIN SINODE GPM ?

Suasana Sidang Sinode GPM ke-38 Foto : Courtesy Lusi peilouw

AMBONKITA.COM – Perhelatan sidang ke-38 Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) yang telah berlangsung sejak tanggap 7 Februari 2021 dan masih membahas dan mempercakapkan pergumulan-pergumulan di GPM, memprediksikan arah dan gerak pelayanannya di Maluku dan Maluku Utara.

RELATED POSTS

Bikin Aturan Larangan Miras Ilegal di Desa, Tujuh Raja Ini Dapat Penghargaan dari Kapolda Maluku

Operasi Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Maluku, Ini Instruksi Kapolda

17 Penumpang Longboat Mati Mesin di Perairan Kei Ditemukan Selamat

Banyak hal yang dibahas baik mengenai persoalan-persoalan keumatan, pelayan dan kelembagaan.

Bahwa GPM terus bergerak dengan melibatkan semua komponen, menjadi gereja yang inklusi bagi semua kelompok, termasuk kelompok perempuan.

Hal ini terlihat dengan partisipasi aktif perempuan dalam persidangan ke-38 Sinode GPM tahun ini.

Pendeta Atje Soukotta, mengemukakan pengalamannya bergumul di GPM. Menurutnya, GPM masing bergumul dengan persoalan kemiskinan, kesehatan, pendidikan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual, masalah spiritualitas, moral dan etik yang butuh didekati secara serius.

Bahwa persoalan-persoalan ini semakin kompleks dan trendnya bertambah. Gereja telah serius menyikapi hal ini dengan melibatkan seluruh potensinya, namun butuh kerja dan gerak bersama yang lebih gigih lagi.

Pengalamanya sebagai perempuan menunjukkan bahwa  GPM membutuhkan ‘hati perempuan’. Dan karena itu ia berharap agar Sidang ke-38 ini mendorong perempuan untuk masuk dalam MPH Sinode periode 2021-2025.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Baginya, nilai-nilai dasar bergereja ini bukan saja menekankan pada aspek keadilan, kejujuran dan kebenaran, tapi penting juga meletakan aspek kesetaraan.

Sedangkan bagi Penatua Din Siaila, masalah di gereja ini banyak, dan pergumulannya tidak mudah, kita tidak bisa bekerja sendiri, kita harus bekerja bersama, baik di tingkat Sinode, Klasis maupun jemaat-jemaat.

Lanjutnya, sejogyanya Kepemimpinan gereja merupakan kepemimpinan yang di motivasi oleh Kasih dan kesediaan untuk melayani.

Dengan demikian gereja butuh gaya kepemimpinan yang berjuang untuk membela kehidupan.

Dan gaya kepemimpinan ini lebih dimungkinkan dapat dilakoni oleh perempuan yang tentunya bersama-sama dengan laki-laki.

Bagi Penatua Dr. Renny Nendissa, utusan dari Klasis Pulau Ambon Timur, keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan gereja  itu adalah bagian dari hak asasi dan hak konstitusionalnya sebagai warga Negara.

Gereja ada di dalam negara yang harus juga mengimplementasikan aturan negara tanpa mengabaikan Nilai- nilai Alkitabiah dan ajaran gereja.

Menurutnya, sejak awal gereja mengakui perempuan sebagai anggota GPM dan bahkan membentuk kelembagaan perempuan ( baca : Wadah Pelayanan Perempuan/ Mitra.

Itu berarti gereja ini telah sadar meletakan suatu dasar yang baik bagi gereja ini  sehingga dengan melibatkan perempuan dalam kepemimpinan bersama di gereja ini kita juga sesungguhnya gereja sedang mengejawantahkan dirinya sebagai tubuh Kristus yang sejati.

Komitmen perempuan untuk menjadi kekuatan penyeimbang dalam kepemimpinan MPH Sinode periode 2021-2025 disambut baik oleh beberapa pimpinan klasis.

Ketua Klasis Pulau Ambon, Pdt Riko Rikumahu, malah menantang perempuan untuk mengambil peran sebagai ketua sinode dan bukan wakil dan anggota.

Sedangkan menurut Ketua klasis Leti, Moa, Lakor (Lemola), Pdt Melki Timisela kepemimpinan perempuan di gereja ini berlangsung karena perempuan punya kapasitas dalam menyelesaikan persoalan-persoalan pelayanan dan penataan kelembagaan pelayanan.

Jadi bukan karena perempuannya saja, tapi karena punya kapasitas juga. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Klasis Damer, Pdt. Roby Mamuli, perempuan GPM yang mau jadi pemimpin di gereja juga bisa.

Ada perempuan yang punya pengalaman memimpin di klasis-klasis. Jika gereja ini mau berkembang mesti membuka ruang bagi perempuan dalam kepemimpinan ini.

Karena perempuan itu lebih setia, lebih bijaksana dalam menyelesaikan masalah, lebih telaten dalam melakukan tugas-tugas, jadi ini saatnya GPM memilih perempuan sebagai nahkoda di gereja ini. (*)

Editor : Insany Syahbarwaty

Tags: #GerejaProtestanMaluku#GPM#MALUKU HARI INI#PerempuanGereja#perempuanMaluku#SidangSinodeGPM
ShareTweetSendSendShare
Editor

Editor

Related Posts

Bikin Aturan Larangan Miras Ilegal di Desa, Tujuh Raja Ini Dapat Penghargaan dari Kapolda Maluku
Headline

Bikin Aturan Larangan Miras Ilegal di Desa, Tujuh Raja Ini Dapat Penghargaan dari Kapolda Maluku

01/29/2026
Operasi Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Maluku, Ini Instruksi Kapolda
Headline

Operasi Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Maluku, Ini Instruksi Kapolda

01/29/2026
17 Penumpang Longboat Mati Mesin di Perairan Kei Ditemukan Selamat
Headline

17 Penumpang Longboat Mati Mesin di Perairan Kei Ditemukan Selamat

01/29/2026
Pemulihan Banjir dan Longsor di Halut, Pertamina Salurkan Empat Ton BBM
Headline

Pemulihan Banjir dan Longsor di Halut, Pertamina Salurkan Empat Ton BBM

01/21/2026
Polda Maluku Usulkan Pembentukan Direktorat Reserse TPPA dan TPPO
Headline

Polda Maluku Usulkan Pembentukan Direktorat Reserse TPPA dan TPPO

01/21/2026
Kunjungi Polres SBB, Kabid Humas Polda Maluku: Era Digital Kemampuan Kehumasan Jadi Kebutuhan Utama
Headline

Kunjungi Polres SBB, Kabid Humas Polda Maluku: Era Digital Kemampuan Kehumasan Jadi Kebutuhan Utama

01/21/2026
Next Post
Hilangkan Nitrogen dalam Tubuh Usai Menyelam, Sekda Jalani Terapi Oksigen Segar

Hilangkan Nitrogen dalam Tubuh Usai Menyelam, Sekda Jalani Terapi Oksigen Segar

Joko Widodo

Jokowi Perintah Kapolri Selektif Gunakan UU ITE

Recommended Stories

136 Anggota Tamtama Polda Maluku Ikut Seleksi Sekolah Bintara Polisi

136 Anggota Tamtama Polda Maluku Ikut Seleksi Sekolah Bintara Polisi

09/12/2024
Batutua Bantu Penanganan Covid-19 di Maluku dan MBD

Batutua Bantu Penanganan Covid-19 di Maluku dan MBD

07/03/2020
Pertamina

Minyak Tanah Langka di Tual, Pertamina Minta Aparat Ikut Memantau

08/24/2022

Popular Stories

  • Kapolda Maluku

    Kapolda: Anggota DPRD Malteng yang tidak Ada di TKP Jangan Omong Besar Cari Popularitas Murahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Foto Nikah Dua Aktor Porno yang Viral di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolresta Ambon Rotasi Tiga Kapolsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pohon Tumbang Timpa Ibu dan Anak di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gara-gara Tagih Hutang Warga Mangga Dua Ambon Diparangi Hingga Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Terms and Conditions

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

No Result
View All Result
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In