Petrus Fatlolon Mantan Bupati Tanimbar Jadi Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas

Share

AMBONKITA.COM,- Petrus Fatlolon alias PF, Bupati Kepulauan Tanimbar periode 2017-2022 ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran perjalanan dinas pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) tahun 2020.

Kasipenkum dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Ardy, melalui keterangannya, mengungkapkan, bakal calon Bupati Kepulauan Tanimbar ini jadi tersangka setelah tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) KKT melaksanakan serangkaian proses penyidikan lanjutan.

Penyidikan lanjutan dilaksanakan untuk mengungkap ataupun memperoleh alat bukti lainnya yang diperlukan. Juga dilakukan berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan atas nama Terdakwa Ruben B. Moriolkossu (mantan Sekda KKT), dan Petrus Masela (mantan Bendahara Setda KKT).

“Sehingga tim penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar secara kolektif menetapkan satu orang Tersangka baru berinisial PF (Petrus Fatlolon) selaku Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Periode 2017-2022,” kata Ardy.

Politisi partai NasDem ini ditetapkan sebagai Tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka dengan Nomor : B-816/Q.1.13/Fd.2/06/2024 Tanggal 19 Juni 2024.

Berdasarkan laporan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara oleh tim auditor Kejati Maluku Nomor : R-34/Q.1.7/H.III.3/10/2023 tanggal 02 Oktober 2023, nilai kerugian keuangan negara sebesar Rp1.092.917.664.

“Sementara untuk kerugian yang harus dipertanggungjawabkan oleh Tersangka PF sebagaimana dalam fakta yang ada adalah sebesar Rp314.598.000,” tambahnya.

Tersangka PF ditetapkan merupakan kelanjutan dari tindakan penyidikan yang dilakukan Kejari KKT. Penyidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejari KKT Nomor: PRINT-01/Q.1.13/Fd.2/01/2023 tanggal 04 Januari 2023 dan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejari KKT Nomor: PRINT-03/Q.1.13/Fd.2/01/2023 tanggal 30 Januari 2023.

“Dimana dari hasil penyidikan tersebut telah diperoleh bukti permulaan yang cukup untuk melakukan penetapan tersangka,” pungkasnya.

Editor: Husen Toisuta

BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Recent Posts

Ratusan Lapak Pedagang di Pasar Mardika Dibongkar

AMBONKITA.COM,- Ratusan lapak pedagang kaki lima di kawasan Pasar Mardika, Kota Ambon dibongkar. Para pedagang…

12/21/2024

Mahasiswa Unpatti yang Terlibat Bentrok Terancam Dipecat

AMBONKITA.COM,- Universitas Pattimura (Unpatti) angkat bicara terkait bentrok yang terjadi antar mahasiswa. Para mahasiswa yang…

12/21/2024

5.700 Personel TNI Polri Amankan Nataru di Maluku

AMBONKITA.COM,- Sebanyak 5.700 personel TNI Polri mengamankan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru)…

12/21/2024

Kolaborasi Bersama Majelis Latupati Kota Ambon, Senator Boy Latucosina Perjuangkan Hak Adat Maluku

AMBONKITA.COM,– Anggota DPD RI, Bisri As Shiddiq Latuconsina, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada…

12/19/2024

Kapolda Maluku Menangis saat Temui Bintara Polri Ini yang Baru Dilantik

AMBONKITA.COM,- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan terlihat tak dapat membendung air…

12/19/2024

Menteri Bahlil Pastikan BBM untuk Nelayan di Maluku Aman saat Nataru

AMBONKITA.COM,- Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan stok bahan bakar minyak untuk…

12/19/2024