AMBONKITA.COM,– Sebanyak 2.135 aparat gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Pemerintah Daerah beserta Instansi terkait lainnya disiapkan untuk menjalankan pengamanan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah provinsi Maluku.
Ribuan anggota gabungan yang akan dikerahkan oleh Polda Maluku terdiri dari 1.478 personel Polri, dan sebanyak 697 personel TNI serta instansi terkait.
Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, saat rapat koordinasi lintas sektoral, kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, menegaskan, pengamanan Lebaran merupakan operasi kemanusiaan Polri.
Operasi Ketupat yang akan dilaksanakan secara serentak, mengedepankan pentingnya pelayanan kepada masyarakat, dan untuk mewujudkan mudik lebaran yang aman, keluarga bahagia.
“Pengamanan Idul Fitri merupakan tanggung jawab bersama. Kami telah melaksanakan berbagai operasi cipta kondisi untuk menekan potensi gangguan kamtibmas sehingga masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman dan nyaman,” kata Kapolda dalam kegiatan yang dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa beserta unsur Forkopimda lainnya.
Untuk mendukung pengamanan, Polda Maluku juga akan mendirikan 78 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di berbagai titik strategis, termasuk pelabuhan, bandara, terminal, pusat keramaian, dan rumah ibadah.
Sebanyak 1.068 objek pengamanan juga telah dipetakan sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan selama masa libur lebaran.
Kapolda mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat Polri 110 yang dapat diakses secara gratis untuk melaporkan gangguan keamanan maupun meminta bantuan kepolisian.
“Layanan 110 ini bebas pulsa dan siap melayani masyarakat selama 24 jam. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkannya jika membutuhkan bantuan kepolisian,” tegasnya.
Editor: Husen Toisuta
BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS












