AMBONKITA.COM,– Kepolisian Daerah Maluku melalui Bidang Humas yang bekerja sama dengan Subdit PPA Ditreskrimum Polda Maluku mendatangi SMK Negeri Ambon, Jumat (28/11/2025). Para siswa diajak untuk menyetop perilaku kekerasan dan bullying atau perundungan.
Dalam lawatannya dalam agenda sosialisasi Kinerja Polri, Polda Maluku menggandeng Duta SMA Provinsi Maluku Tahun 2025, Adrian Payung, Siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ambon.
Sebanyak kurang lebih 204 pelajar kelas X dan XI SMKN 6 Ambon hadir sebagai upaya memperkuat edukasi hukum dan pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, mengatakan, sosialisasi yang dilaksanakan menjadi bagian dari program strategis Polda Maluku dalam merespon maraknya kasus kekerasan terhadap anak, perundungan (bullying), tawuran pelajar, hingga perilaku menyimpang lainnya yang melibatkan remaja.
Rositah menegaskan, sekolah adalah tempat yang harus bebas dari segala bentuk kekerasan. Polri berkewajiban hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam edukasi yang membangun karakter pelajar.
“Kami ingin para pelajar merasa aman, terlindungi, dan dihargai. Polri tidak hanya datang ketika terjadi masalah, tetapi hadir mendidik, mencegah dan menjadi sahabat bagi anak-anak kita,” tegasnya.
Bullying, kekerasan fisik maupun digital, tawuran, hingga pelecehan, kata Rositah, merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. “Polri berdiri di sini untuk memastikan kalian (pelajar) tumbuh di lingkungan yang sehat dan bermoral,” tambahnya.
Mantan Kapolres Maluku Tengah ini juga mengajak seluruh pelajar berani bersuara dan melapor apabila melihat atau mengalami kekerasan, serta menjadi bagian dari agen perubahan di sekolah.
Rositah menegaskan kegiatan ini merupakan implementasi program Polri untuk mendekatkan diri dengan pelajar dan memberikan pemahaman terkait perilaku kekerasan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mencegah perilaku-perilaku yang merugikan pelajar sendiri maupun orang lain. Bullying dan tawuran pelajar merupakan masalah yang sangat masif belakangan ini,” kata Rositah.
Kedatangan pihaknya, adalah membangun pengetahuan yang baik kepada pelajar. Ini agar dapat memahami dampak kekerasan pada proses belajar dan masa depan mereka.
“Mari bersama mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan melahirkan generasi Maluku yang cerdas, berpengetahuan luas, dan berkarakter,” tutup Kabidhumas.
Kepala SMK Negeri 6 Ambon, Eduard Luturmas, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Maluku dan jajaran yang terus menunjukkan kepedulian terhadap masa depan pelajar.
“Kami berterima kasih kepada Kapolda Maluku dan Bidhumas Polda Maluku yang selalu memperhatikan masa depan generasi bangsa. Edukasi seperti ini sangat kami butuhkan agar pelajar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga secara sosial, emosional, dan spiritual,” jelasnya.
Luturmas juga berharap kegiatan sosialiasi dari Polri dapat berdampak langsung pada perubahan perilaku siswa dari waktu ke waktu. “Kami menyambut dengan gembira bila ke depan kegiatan edukasi seperti ini terus dilaksanakan di sekolah kami,” tambahnya.
Editor: Husen Toisuta
BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS










