AMBONKITA.COM,– Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 di Masjid At-Taqwa, Tantui, Kota Ambon, Kamis (5/3/2026).
Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, dalam sambutannya menyoroti makna ayat pertama Al-Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu perintah “Iqra” atau membaca.
Makna membaca, tegas Dadang, tidak hanya terbatas pada membaca teks, tetapi juga kemampuan membaca situasi sosial dan dinamika masyarakat.
Kemampuan tersebut, kata Dadang, sangat penting bagi anggota Polri agar mampu memahami kondisi masyarakat secara komprehensif serta mengambil keputusan yang tepat dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dadang juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme anggota Polri. Ia mengajak seluruh personel untuk menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremoni, tetapi sebagai momen refleksi untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan dan pengabdian sebagai anggota Polri.
“Kita harus menyadari bahwa setiap tugas yang kita lakukan sebagai anggota Polri merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan juga menjadi bagian dari amal yang kelak akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tegasnya.
Dadang menjelaskan tugas kepolisian secara fungsional adalah menjaga masyarakat agar dapat hidup dengan aman, tertib, dan sejahtera. Polisi hadir untuk menjaga peradaban, memastikan ketertiban sosial, serta mencegah berbagai tindakan yang merugikan masyarakat.
Dikatakan, tugas kepolisian bukan sekadar profesi, tetapi merupakan tugas kemanusiaan yang luhur, sebagaimana terkandung dalam doktrin Polri Rastra Sewakottama yang berarti abdi utama bagi nusa dan bangsa.
Selain itu, Ia juga menekankan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh fasilitas maupun teknologi, tetapi terutama oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, moralitas, serta semangat pengabdian.
Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan berbagai aspek kecerdasan yang harus dimiliki setiap anggota Polri, yakni kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), spiritual (SQ), serta kecerdasan teknologi untuk menjawab tantangan zaman. Menurutnya, di atas semua kecerdasan tersebut terdapat satu hal yang paling menentukan, yakni hati.
Pada kesempatan tersebut, Irjen Dadang juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan dalam diri manusia terdapat segumpal daging yang apabila baik maka baik pula seluruh perilakunya, dan apabila rusak maka rusak pula seluruh perilakunya, yaitu hati.
“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa membimbing langkah kita, memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas, serta menjadikan setiap amal perbuatan kita sebagai ibadah yang bernilai di sisi-Nya,” pungkasnya.
Editor: Husen Toisuta
BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS










