Ambonkita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
terasmaluku
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
No Result
View All Result
Ambonkita.com
No Result
View All Result
Home Hukum Kriminal

Demo Pro dan Kontra; Desak Kejati Maluku Tetapkan Dirut PT Kalwedo Tersangka

Editor by Editor
09/27/2021
Reading Time: 4 mins read
0
Demo Pro dan Kontra; Desak Kejati Maluku Tetapkan Dirut PT Kalwedo Tersangka

Aksi demonstrasi terkait kasus dugaan korupsi anggaran operasional KMP Marsela dilakukan puluhan pemuda di depan Kantor Kejati Maluku, Kota Ambon, Senin (27/9/2021). (Foto: Husen Toisuta)

AMBONKITA.COM- Demonstrasi dilakukan dua masa aksi berbeda. Sama-sama mendesak Kejati Maluku menetapkan Dirut PT Kalwedo tersangka. Satu kelompok minta tersangkakan Lukas Tapilouw, tapi kelompok lainnya minta Benjamin Noach tersangka. Keduanya merupakan mantan Dirut PT Kalwedo.

RELATED POSTS

Granat Apel Disangka Barang Antik Meledak Dua Warga Tanimbar Tewas, Polisi Olah TKP

Libur Lebaran Pertamina Patra Niaga Beri Layanan Ekstra untuk Penerbangan, Diskon Avtur dan Serambi MyPertamina

Kapolda Maluku Safari Ramadan di SBB, Silaturahmi dan Perkuat Kamtibmas

Puluhan pemuda yang tergabung dalam Koalisi Anti Korupsi Barisan Oposisi atau disingkat Kak-Bo, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Kota Ambon, Senin (27/9/2021).

Mereka menuntut Kejati Maluku mengusut tuntas kasus dugaan korupsi anggaran operasional dan penyertaan modal KMP Marsela yang dikelola PT. Kalwedo di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Kasus itu sendiri diduga ikut menyeret nama sejumlah pihak. Nama Bupati MBD, Benjamin Noach, mantan Direktur Utama (Dirut) PT. Kalwedo ini juga ikut terbawa. Namun, pada aksi hari ini, para pengunjuk rasa hanya mendesak Kejati Maluku untuk menetapkan Lukas Tapilouw, yang kala itu berstatus Dirut PT Kalwedo, sebagai tersangka.

Korupsi KMP Marsela kini berstatus penyidikan. Kejati Maluku sementara menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari Perwakilan BPKP Provinsi Maluku.

“Sudah lima tahun kasus Kalwedo belum tuntas. Ketika bapak (Kajati Maluku) dilantik, bapak disumpah untuk menegakan kebenaran. Kami mendesak untuk menetapkan Lukas Tapilouw sebagai tersangka,” teriak salah satu orator.

Pendemo meminta pihak Kejati harus mampu menunjukan konsistensi dan integritasnya sebagai lembaga penegakan hukum. Ini agar tidak terjadi polarisasi di tengah masyarakat, yang menyebutkan Kejati belum mampu melaksanakan tugasnya secara profesioal.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

“Kami meyakini Kejaksaan Tinggi Maluku dengan segala sumber daya yang ada mampu menyelesaikannya secara transparan, akuntabel dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat umum, khususnya masyarakat MBD,” puji pendemo.

Pendemo membeberkan peran Lukas Tapilouw dalam kasus tersebut. Lukas dikatakan merupakan ipar kandung dari Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno. Ia menjabat sebagai Dirut PT Kalwedo sejak tahun 2015 sampai 2017. Di tahun itu terjadi kejahatan tindak pidana korupsi.

“Kami menduga kejahatan ini terjadi karena manajemen pengelolaan perusahaan yang tidak profesional, akibat dari proses perekrutan pimpinan perusahaan yang penuh dengan tindakan kolusi dan nepotisme yang dilakukan Barnabas Orno pada saat menjabat sebagai Bupati MBD,” kata mereka.

Mereka menyebutkan, pemegang saham PT Kalwedo ada dua. Selain Pemerintah MBD, juga dipegang Matias Orno, ayah kandung dari Mantan Bupati MBD, Barnabas Orno, yang kini Wakil Gubernur Maluku.

Tak hanya itu, Kapten Kapal KMP Marsela yang dinahkodai Fernando Nivaan, ternyata merupakan keponakan kandung Barnabas Orno. Sekolahnya untuk menjadi Kapten pun dibiayai Pemerintah MBD.

Pengunjuk rasa menduga kuat, perusahaan kolaps atau bangkrut akibat manajemen perusahan diintervensi keluarga Orno. Penyebab lainnya karena manajemen perusahaan telah mengabaikan kaidah-kaidah manajemen bisnis yang sebenarnya.

“Oleh karena itu, kami menduga kuat terjadi nepotisme yang sangat sistematis. Coba dibayangkan, dari Direktur Utama, pemegang saham maupun Kapten (KMP Marsela) adalah keluarga kandung sang mntan Bupati MBD,” jelas pendemo yang dipimpin Atudin Tella dan Sam Arnando Meza ini.

Pengunjuk rasa meminta Kejati Maluku agar dapat membongkar dan mengungkap ke publik adanya dugaan nepotisme yang terjadi pada PT Kalwedo.

“Kejahatan yang telah dilakukan secara sistematis ini terjadi sejak Lukas Tapilouw menjabat Direktur Utama PT. Kalwedo,” sebut mereka.

Saat itu, perusahaan BUMD MBD ini diduga mendapat kucuran dana dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sebesar kurang lebih Rp.3 miliar.

Pada periode bulan Januari sampai dengan Maret 2016 KMP Marsela tidak beroperasi akibat kondisi laut yang tidak bersahabat. Lukas Tapilouw selaku Dirut saat itu melalui bendahara perusahaan melakukan penarikan sejumlah uang secara berturut-turut.

Setiap kali penarikan yang diduga dari kas PT Kalwedo berjumlah ratusan juta rupiah. Uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi. Alhasil, kas rekening perusahaan nol rupiah.

Lukas Tapilouw, kata pendemo telah menghabiskan uang perusahaan. Kemudian pada bulan April 2016 perusahaan mendapatkan suntikan dana penyertaan modal dari Pemerintah MBD sebesar Rp.5 miliar lebih. Dana itu tidak dipakai untuk pembiayaan kebutuhan kapal, malah digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Total pendapatan sejak Lukas Tapilouw menjabat sebagai Dirut PT Kalwedo kurang lebih Rp.7 miliar,” terang mereka.

Atas dasar tersebut, Kak-Bo menuntut lima poin kepada Kejati Maluku, diantaranya mendesak agar segera menetapkan mantan Dirut PT Kalwedo Lukas Tapilouw sebagai tersangka.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Benjamin NoachKejati MalukuKMP MarselaLukas TapilouwMaluku Barat DayaPT Kalwedo
ShareTweetSendSendShare
Editor

Editor

Related Posts

Granat Apel Disangka Barang Antik Meledak Dua Warga Tanimbar Tewas, Polisi Olah TKP
Hukum Kriminal

Granat Apel Disangka Barang Antik Meledak Dua Warga Tanimbar Tewas, Polisi Olah TKP

03/18/2026
Libur Lebaran Pertamina Patra Niaga Beri Layanan Ekstra untuk Penerbangan, Diskon Avtur dan Serambi MyPertamina
Maluku

Libur Lebaran Pertamina Patra Niaga Beri Layanan Ekstra untuk Penerbangan, Diskon Avtur dan Serambi MyPertamina

03/18/2026
Kapolda Maluku Safari Ramadan di SBB, Silaturahmi dan Perkuat Kamtibmas
Maluku

Kapolda Maluku Safari Ramadan di SBB, Silaturahmi dan Perkuat Kamtibmas

03/18/2026
Pertamina Tingkatkan Stok BBM di Malteng dan SBT Antisipasi Lonjakan Konsumsi Masyarakat
Headline

Pertamina Tingkatkan Stok BBM di Malteng dan SBT Antisipasi Lonjakan Konsumsi Masyarakat

03/17/2026
Dua Pelaku Penganiayaan di Langgur Ditangkap Polisi Terancam Penjara 5 Tahun
Headline

Anggota Polres Malra Ditikam Pakai Cutter saat Tangani Keributan

03/15/2026
Pastikan Lebaran Aman, Pertamina Tambah Pasokan 1,3 Juta Liter Minyak Tanah di Papua dan Maluku
Maluku

Pastikan Lebaran Aman, Pertamina Tambah Pasokan 1,3 Juta Liter Minyak Tanah di Papua dan Maluku

03/14/2026
Next Post
Korupsi Rp.1 M, Raja dan Bendahara Haruku Jadi Tersangka

Korupsi Rp.1 M, Raja dan Bendahara Haruku Jadi Tersangka

Kasus Penyimpangan Dana Jasa Penanganan Covid Rp.12 M di RSUD Tulehu Masuk APIP

Kasus Penyimpangan Dana Jasa Penanganan Covid Rp.12 M di RSUD Tulehu Masuk APIP

Recommended Stories

Bocah 9 Tahun Hilang, Diduga Dimangsa Buaya di Kaki Air Namlea

Bocah 9 Tahun Hilang, Diduga Dimangsa Buaya di Kaki Air Namlea

10/14/2021
Temui Kapolda Maluku, Komisi Yudisial akan Gelar FGD System Pengamanan di Pengadilan

Temui Kapolda Maluku, Komisi Yudisial akan Gelar FGD System Pengamanan di Pengadilan

01/25/2023
Kejati Maluku

Setelah Mantan Kadis PUPR SBB, Jaksa Incar Tiga Tersangka Awal di Kasus Jalan Inamosol

08/23/2023

Popular Stories

  • Kapolda Maluku

    Kapolda: Anggota DPRD Malteng yang tidak Ada di TKP Jangan Omong Besar Cari Popularitas Murahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Foto Nikah Dua Aktor Porno yang Viral di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolresta Ambon Rotasi Tiga Kapolsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pohon Tumbang Timpa Ibu dan Anak di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gara-gara Tagih Hutang Warga Mangga Dua Ambon Diparangi Hingga Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Terms and Conditions

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

No Result
View All Result
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In