AMBONKITA.COM,— Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, menjenguk Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro, yang tengah menjalani perawatan medis di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (25/2/2026).
Kapolres Tual dirawat di rumah sakit karena terluka. Ia terkena panah di kaki kiri saat melerai bentrok antara sekelompok pemuda di Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Selasa kemarin.
Kedatangan Kapolda menjenguk Kapolres yang terluka merupakan bentuk perhatian dan dukungan moril sebagai seorang pimpinan Polri. Ia juga memastikan kondisi kesehatan Kapolres dan anggota yang turut terluka dalam peristiwa tersebut dalam keadaan baik.
Selain menjenguk, Orang nomor 1 Polda Maluku ini pun menyempatkan diri berdialog langsung dengan tim medis dan keluarga pasien. Ini dilakukan untuk memperoleh informasi terkini terkait perkembangan kondisi kesehatan Kapolres Tual pasca kejadian.
Kepada wartawan, Kapolda kembali menegaskan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Kota Tual. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian persoalan secara damai dan bermartabat.
“Ada permasalahan di lingkungan kita, mari kita selesaikan secara baik. Apalagi jika itu melibatkan saudara dan tetangga sendiri. Kedamaian adalah cerminan budaya kita,” kata Kapolda.
Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini juga menyampaikan pesan tegas kepada generasi muda. Mereka diharapkan mampu menahan diri dan tidak mudah terpancing emosi atau terprovokasi yang dapar berujung pada konflik terbuka.
Bentrokan antar pemuda, lanjut Dadang, tidak hanya merugikan pihak yang terlibat, tetapi juga berdampak luas terhadap rasa aman masyarakat dan citra daerah.
“Tual adalah kota yang indah, alamnya luar biasa. Jangan sampai tindakan yang mengganggu keamanan membuat orang enggan datang. Dampaknya bisa dirasakan Maluku secara keseluruhan,” tegasnya.
Lebih lanjut, jenderal bintang dua tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat—tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan pemerintah daerah—untuk bersama-sama menjaga kedamaian sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
“Mari kita cintai negeri kita, cintai kota kita. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Usai menjenguk Kapolres Tual, rombongan Kapolda melanjutkan kunjungan ke Desa Fiditan sebagai bagian dari langkah penguatan situasi kamtibmas dan pendekatan kepada masyarakat pasca insiden.
Editor: Husen Toisuta
BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS











