AMBONKITA.COM,– Angka jam di layar ponsel menunjukkan pukul 01.15 WIT. Di saat sebagian besar warga Kota Ambon terlelap dalam mimpi, deru mesin mobil rombongan Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, memecah kesunyian di depan Maluku City Mall (MCM).
Dini hari tadi, Minggu (15/3/2026), bukan agenda formal pemerintahan yang membawa Ely turun ke jalan. Mengenakan pakaian bersahaja, ia hadir sebagai Pembina Ikatan Pengusaha Muslimah (IPEMI) Provinsi Maluku. Misinya sederhana namun bermakna, memastikan mereka yang tengah mengetuk pintu langit di sepertiga malam terakhir Ramadan tidak merasa sendirian.
Suasana syahdu menyelimuti malam-malam itikaf. Di dalam masjid, umat Muslim larut dalam doa, berharap jemputan keberkahan malam Lailatul Qadar. Di luar, rombongan IPEMI bergerak lincah memindahkan kotak-kotak makanan sahur dari bagasi mobil.
“Alhamdulillah, di malam ke-25 puasa ini, kami berkesempatan berbagi dengan jamaah yang sedang beritikaf. Harapan kami hanya satu, mencari rida dan keberkahan Allah SWT di malam-malam terakhir ini,” ujar Ely Toisutta dengan nada suara yang lembut namun penuh syukur.
Bagi Ely, aksi ini lebih dari sekadar pembagian konsumsi. Ini adalah doa yang diwujudkan dalam bentuk kepedulian. Ia berharap lewat langkah kecil ini, warga Kota Ambon dan Maluku dijauhkan dari marabahaya serta senantiasa dilimpahkan kesejahteraan.
Rute “sahur on the road” yang kembali dilaksanakan ini, pun menyasar tiga titik sentral. Perjalanan dimulai dari Masjid An-Nur Desa Batu Merah. Kala itu, rombongan disambut dengan lantunan irama musik hadarat. Lalu berlanjut ke Masjid Nurul Hijrah di Desa Nania, dan berakhir di ikon spiritual kota, Masjid Raya Al-Fatah. Kedatangan para pengusaha Muslimah berhati mulia ini disambut antusias oleh para jamaah itikaf.
Ketua IPEMI Maluku, Haja Madiarty, merincikan banyaknya paket makanan sahur yang disiapkan. Ada 270 paket kotak makanan yang telah disiapkan dengan teliti oleh para pengurus.
“Kami membagi 80 paket di Batu Merah, 40 paket di Nania, dan 150 paket di Al-Fatah. Semuanya kami distribusikan langsung agar para jamaah bisa fokus beribadah tanpa perlu khawatir mencari menu sahur,” ungkapnya.
Kehadiran sosok-sosok penting seperti Penasehat IPEMI, Haja Rohani Vanath, menambah kehangatan suasana. Rohani berharap gerakan sosial ini tidak berhenti sampai di sini.
“Kami tadi menyasar tiga masjid. Insya Allah ke depan, dengan rezeki yang terus mengalir, IPEMI bisa menjangkau lebih banyak lagi masjid dan lebih banyak umat lagi,” tutur Rohani penuh harap.
Ketika azan subuh mulai mendekat, rombongan pun perlahan bergerak meninggalkan pelataran masjid raya Al-Fatah. Bagi mereka, lelah yang terasa seolah menguap saat melihat senyum para jamaah yang menerima paket sahur tersebut.
Di penghujung Ramadan 2026, aksi sosial yang dihelat menjadi pengingat, di balik megahnya gedung perbelanjaan dan hiruk pikuk kota, masih ada tangan-tangan yang terjulur di kegelapan malam, memastikan api kebaikan tetap menyala di Bumi Para Raja-Raja.
BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS










