AMBONKITA.COM,- Roy Souhoka, nelayan asal negeri Haria, kecamatan Saparua, kabupaten Maluku Tengah hingga saat ini belum ditemukan tim SAR gabungan.
Pria 41 tahun itu diduga jatuh di perairan desa Haria saat menangkap ikan menggunakan satu unit longboat di perairan Pulau Saparua pada Kamis (9/4/2026).
Kejadian jatuhnya korban sempat dilihat nelayan setempat. Naas, saat melakukan pencarian tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Lantaran belum ditemukan, peristiwa membahayakan nyawa manusia di laut ini kemudian dilaporkan oleh Camat Saparua ke Comm Center Basarnas Ambon untuk bantuan SAR.
“Memasuki hari kedua ops SAR, tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian korban di sekitar Perairan Pulau Saparua, namun belum membuahkan hasil,” kata Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah melalui keterangannya.
Pencarian dilakukan tim SAR gabungan sejak pukul 7 pagi. Tim dikerahkan menyisir sejumlah titik koordinat sesuai SAR MAPS yang ditentukan. Upaya pencarian korban terus dilakukan kendati di tengah hujan dan kabut di sekitar perairan Pulau Saparua.
“Hingga sore hari tim SAR gabungan belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Selanjutnya Ops SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Ops SAR hari ketiga Sabtu, 11-04-2026,” pungkasnya.
Editor: Husen Toisuta
BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS











