Gempa Maluku Tengah, Pengungsi Mulai Balik ke Rumah

17 June 2021, 10:31
Penulis: Editor

AMBONKITA.COM,- Akibat panik, ribuan warga di Maluku Tengah yang mengalami gempa berkekuatan 6,1 magnitudo, Rabu (16/6/2021) kemarin,  sempat mengungsi ke lokasi  ketinggian.

Selain gempa sejumlah wilayah pesisir di Kecamatan Tehoru juga mengalami tsunami kecil atau air pasang, akibatnya warga pesisir  yang kuatir tsunami lebih besar,  berlarian ke pegunungan.

Namun Kamis (17/6/2021) pagi, warga mulai kembali ke rumah masing-masing. Setidaknya terdata 7.227 jiwa yang terpaksa mengungsi. Mereka terpencar di sejumlah kawasan diantaranya di Haya, Saunulu dan Yaputi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), menyebutkan dari jumlah tersebut, sebagian kini mulai kembali ke rumah masing-maisng.

Kepala BPBD Malteng Abdul Latif Key kepada Ambonkita.com grup Terasmaluku.com melalui saluran telepon mengabarkan informasi kondisi terkini para pengungsi.

Sebagian warga yang bersedia kembali ke rumah menurut Latif karena adanya informasi terbaru yang disampaikan pihaknya kepada warga setelah menerima pernyataan resmi BMKG Maluku Tengah bahwa tidak adalagi bahaya tsunami seperti yang dikuatirkan.

Bersama Bupati Tuasikal Abua, pihaknya menyampaikan informasi BMKG tentang tidak adanya ancaman tsunami susulan seperti yang dikuatirkan.

”Setelah paham tidak ada lagi bahaya tsunami susulan, warga bersedia kembali ke rumah mereka,” jelas Latif.

Gempabumi yang mengguncang Tehoru Maluku tengah ini terjadi  Rabu (16/6/2021)  siang pukul 13.43 WIT. Informasi BMKG menunjukkan pada awalnya awal gempabumi ini berkekuatan 6,1 SR yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 6,0 SR.

BMKG Maluku juga menyebutkan adanya tsunami di kawasan Tehoru, setinggi 0,5 meter dan talud pantai sepanjang 300 meter jebol.

Menurut rilis BMKG, Gempa bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Maluku Tengah, seharusnya tidak  menimbulkan tsunami.

Namun, karena adanya longsoran bawah laut, terjadi tsunami setinggi 0,5 meter. Tsunami ini diduga  karena ada longsoran bawah laut.

Dari laman  resmi Facebook informasi Gempa Maluku BMKG saat gempa terjadi, warga dari berbagai lokasi di Maluku menyampaikan kondisi di daerah masing – masing, bahwa gempabumi dirasakan di Tehoru, Masohi, Bula, Kairatu, Saparua, Wahai   dan Pulau Ambon. (M1)

Editor : Insany S

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *