Ambonkita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
terasmaluku
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
No Result
View All Result
Ambonkita.com
No Result
View All Result
Home Catatan Kita

Hoax Alat KB, Labirin Digital yang Menyesatkan

Editor by Editor
01/31/2026
Reading Time: 2 mins read
0
Hoax Alat KB, Labirin Digital yang Menyesatkan

Mutiara Dara Utama Watubun, M.I.Kom di ruang kerjanya di di Kampus UKIM kawasan Tanah Lapang Kecil, Kota Ambon ( Foto ; Ist)

Catatan  : Insany Syahbarwaty*

RELATED POSTS

Hari Perempuan Internasional 2026: Alpha Female Yang Memberi: Belajar dari Sherly Laos

 Menguliti “Kemitraan” dalam Perjanjian Dagang AS–Indonesia

Objektifikasi Perempuan di Media: Ketika Tubuh Lebih Didengar daripada Suara

AMBONKITA.COM,-Jika di masa lalu hoaks tentang rahim hanya berpindah dari mulut ke mulut di bawah rindang pohon kersen, kini ia bermigrasi ke dalam saku daster melalui layar gawai.

Di  ruang kerjanya di kampus Universitas Kristen Indonesia  Maluku  (UKIM) yang tenang di kawasan Tanah Lapang Kecil,Kota Ambon,  Mutiara Dara Utama menyesap kopinya sambil memandangi grafik yang melonjak. Ia menjelaskan bahwa kita tidak sedang sekadar melawan kebohongan, melainkan sedang melawan mesin yang dirancang untuk mencintai ketakutan.

“Mengapa narasi IUD yang ‘berjalan’ ke jantung lebih cepat melesat daripada infografis BKKBN yang rapi?” . Jawabannya terletak pada cara otak kita bekerja. Informasi resmi seringkali terasa seperti ceramah di ruang kelas—steril dan membosankan. Sebaliknya, hoaks hadir dengan unsur emosional yang meledak; ia menggunakan logika survival.

IUD yang menusuk organ vital bukan sekadar berita bohong, ia adalah film horor dalam format teks. Otak manusia purba kita dirancang untuk membagikan peringatan bahaya lebih cepat daripada kabar baik. Di sinilah infografis pemerintah kalah telak: ia bicara tentang kesehatan, sementara hoaks bicara tentang kematian.

Mutiara mengakui logika bisa dikalahkan oleh mitos, karena  di  dalam dunia echo chamber atau ruang gema hal ini menjadi mudah terjadi. Mutiara  menggambarkan seorang ibu muda yang awalnya hanya merasa sedikit pusing setelah suntik KB. Ia mencari di kolom pencarian: “Efek samping KB suntik”.

Sekali ia mengklik satu video testimoni negatif yang dramatis,  algoritma media sosial mulai bekerja seperti pelayan yang terlalu rajin. Esok harinya, beranda TikTok-nya akan penuh dengan kisah-kisah kegagalan KB. Algoritma tidak peduli pada kebenaran; ia hanya peduli pada durasi sang ibu menatap layar. Sang ibu pun terjebak dalam delusi bahwa seluruh dunia sedang mengalami penderitaan yang sama, hingga keraguan kecilnya berubah menjadi keyakinan yang keras kepala. Begitulah  echo chamber itu bekerja di kepala sang ibu, sergah Mutiara.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Bandingkan dengan istilah “rahim kering”. Kata “kering” memberikan imajinasi tentang tanah yang pecah-pecah, ketandusan, dan hilangnya fungsi keperempuanan. Ia menyerang identitas, bukan sekadar kesehatan. Penggunaan diksi populer ini berhasil melumpuhkan logika kritis karena ia langsung menghujam rasa takut yang paling purba dalam diri manusia: ketakutan akan menjadi tidak berguna.

Saat diskusi berakhir, Mutiara  menyentil satu  catatan krusial bagi pemerintah. Data statistik dan angka-angka capaian BKKBN tidak akan pernah cukup untuk memenangkan peperangan ini. Angka adalah benda mati yang dingin.

“Kita tidak bisa melawan api dengan es batu,” ujarnya. Untuk melawan narasi ketakutan, pemerintah harus mulai bercerita. Mereka perlu menampilkan wajah-wajah bahagia, testimoni yang hangat, dan kisah-kisah tentang bagaimana sebuah keluarga kecil bisa menyekolahkan anak hingga sarjana karena perencanaan yang matang. Angka harus diubah menjadi manusia; statistik harus diubah menjadi empati.

Sebab di dunia digital yang bising ini, kebenaran yang sunyi akan selalu kalah oleh kebohongan yang berteriak.

*Jurnalis dan akademisi

Tags: #HOAXalat kontrasepsidisinformasi
ShareTweetSendSendShare
Editor

Editor

Related Posts

Hari Perempuan Internasional 2026:  Alpha Female Yang Memberi: Belajar dari Sherly Laos
Catatan Kita

Hari Perempuan Internasional 2026: Alpha Female Yang Memberi: Belajar dari Sherly Laos

03/08/2026
 Menguliti “Kemitraan” dalam Perjanjian Dagang AS–Indonesia
Catatan Kita

 Menguliti “Kemitraan” dalam Perjanjian Dagang AS–Indonesia

02/22/2026
Objektifikasi Perempuan di Media: Ketika Tubuh Lebih Didengar daripada Suara
Catatan Kita

Objektifikasi Perempuan di Media: Ketika Tubuh Lebih Didengar daripada Suara

02/17/2026
Menguatkan Perempuan Setelah Menikah: Menjaga Diri di Tengah Peran Baru
Catatan Kita

Menguatkan Perempuan Setelah Menikah: Menjaga Diri di Tengah Peran Baru

02/09/2026
Integritas Media dan Responsibilitas Negara
Catatan Kita

Integritas Media dan Responsibilitas Negara

02/08/2026
Mitos dan Hoax KB :  Rahim yang Dipenjara Kata-Kata
Catatan Kita

Mitos dan Hoax KB : Rahim yang Dipenjara Kata-Kata

01/31/2026
Next Post
Perilaku Masyarakat: Ketika Mitos Menjadi “Kebenaran Kolektif”

Perilaku Masyarakat: Ketika Mitos Menjadi "Kebenaran Kolektif"

Mitos dan Hoax KB :  Rahim yang Dipenjara Kata-Kata

Mitos dan Hoax KB : Rahim yang Dipenjara Kata-Kata

Recommended Stories

Gubernur Maluku Irup HUT TNI ke 77, Ini Pesan Panglima

Gubernur Maluku Irup HUT TNI ke 77, Ini Pesan Panglima

10/05/2022
Usut Kebakaran Soabali, Polresta Ambon Datangkan Tim Labfor Makassar

Usut Kebakaran Soabali, Polresta Ambon Datangkan Tim Labfor Makassar

11/18/2021
DWP Maluku Genap Berusia 22 Tahun, Sekda Minta Lebih Konstruktif

DWP Maluku Genap Berusia 22 Tahun, Sekda Minta Lebih Konstruktif

12/07/2021

Popular Stories

  • Kapolda Maluku

    Kapolda: Anggota DPRD Malteng yang tidak Ada di TKP Jangan Omong Besar Cari Popularitas Murahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Foto Nikah Dua Aktor Porno yang Viral di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolresta Ambon Rotasi Tiga Kapolsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pohon Tumbang Timpa Ibu dan Anak di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gara-gara Tagih Hutang Warga Mangga Dua Ambon Diparangi Hingga Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Terms and Conditions

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

No Result
View All Result
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In