AMBONKITA.COM,- Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi Bahan Bakar Umum (BBM) termasuk minyak tanah di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan Seram Bagian Timur (SBT), Pertamina Patra Niaga meningkatkan ketersediaan stok di ujung Ramadan atau jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Peningkatan stok BBM tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku dalam melayani masyarakat khususnya di bidang energi.
Demikian disampaikan Pjs Sales Area Manager Retail Maluku, Avip Noor Yulian, saat melakukan pengecekan ketersediaan layanan BBM bagi masyarakat di Malteng dan SBT. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan BBM bagi masyarakat.
Saat dilakukan pengecekan pada beberap titik, Pertamina menggandeng sejumlah instansi terkait di dua kabupaten tersebut seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Perhubungan, aparat Kepolisian dan TNI maupun Hiswana Migas.
“Ketersediaan BBM untuk kendaraan bermotor dan minyak tanah untuk memasak apalagi jelang lebaran pasti meningkat. Kami sudah lakukan peningkatan stok, dan untuk minyak tanah di kedua Kabupaten tersebut secara berkala sudah dilakukan extra dropping, ini untuk antisipasi lonjakan konsumsi masyarakat,” jelas Avip melalui keterangannya yang diterima pada Selasa (17/3/2026).
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Maluku Tengah, Erny Rahman mengatakan kegiatan yang dilakukan bersama Pertamina merupakan bentuk pengawasan stok BBM terutama minyak tanah pada hari besar keagamaan. Sebab, saat memasuki hari besar keagamaan konsumsi BBM cenderung terjadi peningkatan khususnya di sektor usaha dan rumah tangga.
“Tapi hasil dari pengawasan stok minyak tanah tersedia, masyarakat tidak perlu panik dan jangan khawatir menghadapi lebaran,” pintanya.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dalam menjalani momen lebaran dengan gembira tanpa ada rasa khwatir. “Karena stok minyak tanah aman. Selain itu harga minyak tanah di pangkalan juga dijual sesuai HET Peraturan Bupati,” jelas Erny.
Kepada masyarakat Masohi, Erny juga meminta agar tidak beli minyak tanah pada pengecer karena harga perliter relatif tinggi bahkan bisa melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) sebagaimana peraturan Bupati. “Kami tidak bisa mengatur untuk harga jualnya (di pengecer), kami sarankan beli langsung di pangkalan-pangkalan resmi. Apabila di pangkalan ada yang menjual di atas HET, masyarakat juga bisa lapor langsung,” pintanya.
Senada dengan Erny, Kepala Dinas Perhubungan Maluku Tengah, Nur Ali Nurlette, mengaku stok BBM untuk penggunaan kendaraan maupun kebutuhan memasak hingga perayaan Idul Fitri dalam kondisi aman.
“Tim pengawas sudah lihat langsung ke SPBU di Kota Masohi stoknya aman, tersedia sangat cukup. Kami harap masyarakat agar mengisi BBM sesuai kebutuhan karena ini stok aman dan ini kebutuhan bersama, tidak perlu isi sampai antri yang mengganggu badan jalan,” tukasnya.
Untuk di kabupaten SBT, Sekretaris Diskoperindag SBT, Adam Rumbalifar, stok BBM termasuk minyak tanah juga terpantau aman hingga Idul Fitri.
“Stok tersedia sampai lebaran dan pelayanan di SPBU berjalan lancar. Setelah melakukan sidak ke pangkalan minyak tanah pun, semuanya tersedia dan tidak mengalami masalah dalam pendistribusian. Kami meminta masyarakat menghadapi Idul Fitri dengan tenang karena stok BBM dan minyak tanah aman,” katanya.
Editor: Husen Toisuta
BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS










