Ambonkita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
terasmaluku
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
No Result
View All Result
Ambonkita.com
No Result
View All Result
Home Ambonku

Diputar di Ambon Film “Before You Eat” Ungkap Perbudakan ABK Indonesia

Editor by Editor
09/29/2022
Reading Time: 2 mins read
0
Film Dokumenter Before you eat

Diskusi pemutaran film dokumenter Before You Eat di Cannie Coffee, Tanah Rata, Batu Merah, Kota Ambon, Rabu (28/9/2022). (Foto: Istimewa)

AMBONKITA.COM,- Greenpeace Indonesia memutar film dokumenter berjudul Before You Eat (BYE) di Canie coffee, Batu Merah, kota Ambon, Rabu malam (28/9/2022).

RELATED POSTS

Belum Setahun Menjabat Bendahara Kejari SBT Diduga Korupsi Hampir Rp1 M

Ini Kata Keliobas Terkait Rencana Pembangunan Gedung Baru MUI

Mantan Camat Taniwel Timur DPO Kasus Persetubuhan Anak Ditangkap di Goa

Pemutaran film untuk pertama kalinya di Indonesia bagian Timur, ini sebagai bentuk kampanye melawan perbudakan terhadap Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia.

Film BYE sendiri menceritakan kisah para ABK asal Indonesia yang diam-diam menjadi korban perbudakan di kapal-kapal ikan berbendera asing.

Film dokumenter tersebut diproduksi Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) yang didukung penuh oleh Greenpeace Indonesia.

Kisah tersebut dibuat untuk mendesak Pemerintah Indonesia agar dapat serius membenahi kebijakan tata kelola perekrutan ABK Indonesia.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga didesak untuk bersikap tegas dalam memberikan perlindungan kepada ABK Indonesia yang bekerja di kapal-kapal ikan asing.

Juru Kampanye Laut Greenpeace Indonesia, Afdillah, mengatakan, gambaran dalam film hanyalah sebagian kecil dari fakta lapangan yang menimpa para ABK asal Indonesia.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

“Jika merujuk pada data SBMI, jumlah ABK yang mengadu hingga 2021 mencapai 634 kasus. Itu hanya yang mengadu pada SBMI, belum lagi yang mengadu pada serikat lain. Dan sampai hari ini kita tidak tahu berapa jumlah ABK asal Indonesia yang bekerja di kapal ikan asing. ABK ini berasal dari seluruh wilayah Indonesia termasuk Maluku,” kata Afdillah dalam diskusi yang digelar bersama jurnalis usai pemutaran film.

BACA JUGA: Mantan Wali Kota Ambon Didakwa Terima Gratifikasi Rp 11 Miliar, Ini Rinciannya

Afdillah mengaku perlu dukungan banyak pihak salah satunya jurnalis untuk mengawal isu-isu perbudakan ABK. Ini diharapkan agar semakin banyak masyarakat paham dan tidak terjebak dalam praktik perbudakan yang kerap diawali dengan iming-iming manis.

Media, kata dia, punya tugas untuk mengedukasi serta menjadi salah satu alat untuk mendesak perubahan kebijakan.

“Saya percaya media massa masih punya kekuatan untuk mendorong terjadinya perubahan,” harap Afdillah.

Di tempat yang sama, Ketua AJI Ambon, Tajudin Buano, mengatakan, film BYE membuka perspektif baru bagi jurnalis di Ambon yang selama ini terkenal dengan potensi kelautan dan perikanannya.

“Kami berterima kasih pada Greenpeace yang sudah membawa film ini sampai di Ambon. Apalagi jika melihat film tadi, ternyata ada juga warga Ambon yang menjadi korban perbudakan. Tentu saja ini menjadi tugas bersama untuk membantu menyuarakan kepada pemerintah agar segera mengambil tindakan agar tidak ada lagi anak bangsa yang jadi korban di kapal ikan asing,” kata Tajudin.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ambon, juga mengajak jurnalis dan media massa, khususnya di Ambon, untuk memberi lebih banyak ruang kepada pemberitaan-pemberitaan terkait ABK di kapal-kapal ikan asing yang menjadi korban eksploitasi, perbudakan, dan perdagangan orang.

Film BYE bercerita terkait perbudakan modern yang dialami orang-orang Indonesia. Mereka bekerja di kapal-kapal ikan milik asing.

Film yang disutradarai oleh Kasan Kurdi ini banyak menampilkan footage yang direkam sendiri oleh para ABK menggunakan ponsel. Di film tersebut, para ABK juga bercerita bagaimana penderitaan yang mereka alami selama bekerja di kapal-kapal asing. Bahkan ada yang hingga meninggal dunia karena sakit sampai dibuang di laut.

Hingga saat ini, film BYE sudah diputar di 29 kota di Indonesia, terakhir kota Ambon dengan sebanyak 72 layar yang menggandeng 45 mitra. Jumlah penonton tersebut sudah mencapai 4419 orang. Film ini juga akan berpartisipasi di 3 festival film.

Editor: Husen Toisuta

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tags: Film Before You EatGreenpeace IndonesiaKasus Perbudakan ABKKota AmbonSerikat Buruh Migran Indonesia
ShareTweetSendSendShare
Editor

Editor

Related Posts

Belum Setahun Menjabat Bendahara Kejari SBT Diduga Korupsi Hampir Rp1 M
Headline

Belum Setahun Menjabat Bendahara Kejari SBT Diduga Korupsi Hampir Rp1 M

02/13/2026
Ini Kata Keliobas Terkait Rencana Pembangunan Gedung Baru MUI
Headline

Ini Kata Keliobas Terkait Rencana Pembangunan Gedung Baru MUI

02/11/2026
Mantan Camat Taniwel Timur DPO Kasus Persetubuhan Anak Ditangkap di Goa
Headline

Mantan Camat Taniwel Timur DPO Kasus Persetubuhan Anak Ditangkap di Goa

02/05/2026
Buronan Kasus Pembunuhan Berencana di Ambon Ditangkap di Jakarta
Ambonku

Buronan Kasus Pembunuhan Berencana di Ambon Ditangkap di Jakarta

02/04/2026
Kasus Dugaan Penistaan Agama, Wagub Maluku tidak Melanggar UU ITE
Headline

5,5 Ton Miras Ilegal Sopi Disita Polisi di Maluku

02/04/2026
Jelang Ramadan 1447 H, Polda Maluku Operasi Keselamatan
Ambonku

Jelang Ramadan 1447 H, Polda Maluku Operasi Keselamatan

02/04/2026
Next Post
proyek jalan kaibobu

DPRD SBB Dorong Penegak Hukum Usut Proyek Jalan Waisarisa-Kaibobu

Ops Zebra

Operasi Zebra Salawaku 2022 akan Digelar Polda Maluku

Recommended Stories

Penyidikan Terhambat, Korupsi KMP Marsela Tunggu Audit BPKP Maluku

Kejati Maluku Tunggu Audit Inspektorat Soal Temuan Dana Rp.7 M di Setda SBB

10/01/2021
Polda Maluku Gelar Lomba Bhayangkara Mural Festival 2021 Dengan Tema Covid-19

Polda Maluku Gelar Lomba Bhayangkara Mural Festival 2021 Dengan Tema Covid-19

10/04/2021
Tahanan

Dua Pengeroyok Sopir di Amplaz Diringkus, Polisi Kejar Pelaku Lain

07/20/2022

Popular Stories

  • Kapolda Maluku

    Kapolda: Anggota DPRD Malteng yang tidak Ada di TKP Jangan Omong Besar Cari Popularitas Murahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Foto Nikah Dua Aktor Porno yang Viral di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolresta Ambon Rotasi Tiga Kapolsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pohon Tumbang Timpa Ibu dan Anak di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gara-gara Tagih Hutang Warga Mangga Dua Ambon Diparangi Hingga Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Terms and Conditions

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

No Result
View All Result
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In