Supir Angkot Terbalik Belum Diperiksa, Masih Dirawat di RS Bhayangkara Ambon
AMBONKITA.COM- Markus Syalatua belum diperiksa atau dimintai keterangan terkait penyebab terbaliknya angkot yang dikemudikan. Ia masih dirawat akibat luka yang dialami.
Pria 53 tahun itu diduga supir “bandel”. Ia mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan. Pasalnya, sebelum terbalik, para penumpang sudah menegur karena mobil melaju dengan kecepatan tinggi.
- Lagi, Polisi Gagalkan Penyelundupan Miras Tradisional di Pelabuhan Hunimua
- Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Maluku Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Ribuan Warga dan Buruh
- Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Briptu Ananda Tutupoho
- MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Resmi Dimulai, Gubernur: Nilai-nilai Al-Qur’an harus Meresap dalam Jiwa Kita Semua
Teguran penumpang untuk tidak ngebut di jalan sempit dan menurun itu, justru tidak diindahkan oleh sang supir. Ia malah menyuruh penumpang agar tetap diam, dan duduk tenang.
Kecelakaan lalulintas terjadi di turunan jalan Halong Batu-batu, Desa Halong, Kecamatan Baguala Ambon, Selasa (21/9/2021) sore.
Baca juga: Angkot Terbalik Timpa Sepeda Motor di Halong Ambon, 12 Orang Luka-luka
Terbaliknya angkot warna biru itu menyebabkan 12 orang penumpang luka-luka, termasuk supir dan seorang pengendara sepeda motor yang tertimpa saat mobil terbalik. Korban kecelakaan umumnya mahasiswa IAKN Ambon.
“Belum diperiksa. Supir masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, karena mengalami luka-luka,” kata Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Izaac Leatemia, kepada Ambonkita.com, Rabu (22/9/2021).
Juru bicara Polresta Ambon ini memastikan pihaknya akan tetap memeriksa supir tersebut. Sejumlah saksi lainnya termasuk para penumpang yang sudah keluar rumah sakit, telah dimintai keterangan.
“Kita pasti akan periksa yang bersangkutan (supir). Nanti setelah kondisinya mulai pulih,” tandasnya.
Penulis: Husen Toisuta








