Polisi Ungkap Kronologis Bentrokan Antar Pemuda di Kudamati
Tiba di tempat tujuan saksi kembali, namun sampai di depan Gereja Christy Natalia, saksi korban dihadang dan dipukuli oleh seorang pemuda Farmasi Atas. Saat itu sekelompok pemuda Farmasi Atas tengah berkumpul di depan Gereja.
Izak mengatakan setelah dipukul, saksi korban langsung mumutar balik kendaraannya dan langsung tancap gas sepeda motornya kembali ke Kudamati Tugu Dolan.
Tidak puas dengan kejadian tersebut, saksi korban bersama sejumlah rekannya kembali dengan berjalan kaki menuju ke depan Lorong Farmasi Atas untuk menanyakan kenapa korban dipukuli.
- Sempat Hilang saat Menyelam, Penyelam Tradisional Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Saparua
- Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Maluku Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Ribuan Warga dan Buruh
- Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Briptu Ananda Tutupoho
- MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Resmi Dimulai, Gubernur: Nilai-nilai Al-Qur’an harus Meresap dalam Jiwa Kita Semua
“Namun saat itu juga sekelompok pemuda dari arah dalam Lorong Farmasi Atas keluar dan langsung melakukan aksi pelemparan batu dan botol ke arah depan SD Negeri 21 dan 38 yang mana telah berkumpul juga sekelompok pemuda Lorong Dua Hagel,” kata Izak.
Izak menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Divano Soselisa, beralamat Tugu Dolan, awalnya saksi sementara antar penumpang ke arah Farmasi Atas.
BACA SELANJUTNYA








