AMBONKITA.COM,– Sebanyak kurang lebih 2.201 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di wilayah hukum Polda Maluku.
Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Salawaku Polda Maluku yang dilaksanakan di lapangan Chr. Tahapary, Kota Ambon, Kamis (12/3/2026).
Apel gelar pasukan dipimpin Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. Ia didampingi Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto. Turut hadir Forkopimda Maluku atau yang mewakili, tokoh agama, serta perwakilan instansi terkait.
Selain pengerahan ribuan personel yang terdiri dari 252 anggota Polda Maluku, 1.696 anggota Polres jajaran, dan 637 personel dari instansi terkait, Operasi Ketupat Salawaku juga menyediakan 78 Pos Pengamanan, Pelayanan dan Terpadu. Antara lain 44 Pos Pengamanan (Pos Pam), 24 Pos Pelayanan (Pos Yan) dan 10 Pos Terpadu.
Selain pengamanan jalur transportasi, Operasi Ketupat Salawaku 2026 juga memfokuskan pengamanan pada 1.807 lokasi strategis di wilayah Maluku. Lokasi-lokasi tersebut meliputi: 1.256 masjid, 88 objek wisata, 10 bandara, 41 pelabuhan, 380 lokasi pelaksanaan Salat Id, 32 pusat perbelanjaan pasar dan berbagai fasilitas publik lainnya.
Pengamanan dilakukan guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah serta aktivitas Lebaran dengan aman dan nyaman.
Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menegaskan, Operasi Ketupat Salawaku 2026 merupakan bentuk kesiapan Polda Maluku bersama seluruh unsur terkait dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Operasi Ketupat Salawaku ini merupakan wujud komitmen Polda Maluku bersama TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” ujarnya.
Menurutnya, pengamanan Lebaran tidak hanya berfokus pada arus lalu lintas mudik, tetapi juga mencakup pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, objek wisata, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Dadang juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral dalam memastikan keberhasilan operasi tersebut. “Keberhasilan Operasi Ketupat sangat bergantung pada soliditas dan koordinasi seluruh pihak. Dengan kerja sama yang kuat, kita dapat memastikan masyarakat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik, serta memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan.
Selain pengamanan lokasi ibadah dan pusat keramaian, personel yang terlibat dalam operasi juga akan meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan.
Beberapa potensi gangguan yang diantisipasi antara lain kejahatan konvensional, balap liar, serta konflik sosial di tengah masyarakat.
Polda Maluku juga mengoptimalkan layanan call center 110 sebagai sarana pelayanan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian selama masa mudik dan libur Lebaran.
Editor: Husen Toisuta
BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS












