Polda Maluku Gelar Operasi Anti Narkotika, Sasaran Pertama Tempat Hiburan Malam

6 August 2026, 07:54
Penulis: Editor

AMBONKITA.COM,– Kepolisian Daerah Maluku menggelar Operasi Anti Narkotika (Antik) Salawaku 2026. Tempat-tempat hiburan malam di kota Ambon menjadi sasaran pertama dalam operasi pemberantasan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Maluku yang resmi dihelat pada Rabu (5/8/2026).

Dalam Operasi Terpadu ini melibatkan unsur TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai sebagai bagian dari komitmen Polri mendukung agenda nasional pemberantasan narkoba guna melindungi generasi muda serta menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

Operasi Antik Salawaku 2026 ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Kombes Pol. Indra Gunawan, selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda). Apel gelar pasukan berlangsung di Lapangan Apel Ditresnarkoba Polda Maluku.

Kombes Indra Gunawan dalam sambutannya mengatakan, Operasi Antik merupakan langkah nyata Polda Maluku dalam mempersempit ruang gerak jaringan narkotika yang mengancam keselamatan masyarakat dan masa depan generasi muda.

Operasi yang dilaksanakan merupakan bentuk komitmen Polda Maluku untuk memberantas peredaran gelap narkotika secara komprehensif melalui sinergi lintas instansi.

“Seluruh personel harus melaksanakan tugas secara profesional, terukur, sesuai standar operasional prosedur, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap tindakan di lapangan,” tegas Indra Gunawan.

Menurutnya, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari banyaknya kasus yang berhasil diungkap, tetapi juga dari kualitas penegakan hukum yang profesional, akuntabel, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Seluruh perwira ditekankan untuk melaksanakan pengawasan melekat terhadap anggota selama operasi berlangsung. Ini untuk memastikan setiap tindakan berjalan sesuai prosedur dan menghindari potensi pelanggaran.

“Saya meminta seluruh perwira mendampingi anggotanya selama operasi. Setiap informasi yang diperoleh harus segera ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, namun tetap santun, humanis, dan tidak menimbulkan tindakan yang bertentangan dengan aturan,” ujarnya.

Hari pertama pelaksanaan Operasi Antik menyasar sejumlah tempat hiburan malam di Kota Ambon sebagai bagian dari strategi mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika. Operasi melibatkan personel Polda Maluku, POM TNI, BNN Provinsi Maluku, dan Bea Cukai Provinsi Maluku. Ini menunjukkan hasil menggembirakan, di mana seluruh pengunjung yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif narkotika.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis dini hari (6/8/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Dirresnarkoba Polda Maluku Kombes Indra Gunawan. Ia didampingi Kasubdit I Kompol Izaac Risambessy, selaku Kepala Pusat Pengendalian Operasi Daerah (Kapusdalopsda).

Dua lokasi hiburan malam yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di Kota Ambon, yakni Golden Place Karaoke dan PUB serta Dragon Karaoke dan PUB.

Di kedua lokasi tersebut, tim gabungan melakukan pemeriksaan identitas, penggeledahan badan, serta tes urine secara selektif terhadap pengunjung, pemandu lagu (ladies), dan disc jockey (DJ) menggunakan alat tes narkotika yang disiapkan oleh tim medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, seluruh sampel urine yang diperiksa menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan narkotika maupun zat psikotropika lainnya. Temuan tersebut menunjukkan bahwa hingga saat pemeriksaan berlangsung tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di kedua tempat hiburan malam tersebut.

Indra Gunawan menegaskan hasil negatif bukan berarti pengawasan akan dikendurkan. Sebaliknya, hasil tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus melakukan pengawasan secara konsisten guna memastikan ruang-ruang publik tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Hasil pemeriksaan malam ini menunjukkan seluruh peserta yang diperiksa negatif narkoba, namun pengawasan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan setiap tempat hiburan tetap menjadi ruang yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, mengatakan, hasil pemeriksaan yang menunjukkan seluruh pengunjung negatif narkoba merupakan indikator positif atas meningkatnya kesadaran masyarakat dan pengelola tempat hiburan dalam menjaga lingkungan usahanya tetap bersih dari narkotika.

“Hasil negatif yang diperoleh dalam pemeriksaan ini patut diapresiasi, namun tidak boleh membuat kita lengah. Polda Maluku akan terus melaksanakan Operasi Antik Salawaku 2026 secara intensif dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba,” kata Rositah Umasugi.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pemberantasan narkoba dengan berani melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.

“Perang melawan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dukungan masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika. Kami mengajak seluruh warga Maluku bersama Polri menjaga lingkungan, keluarga, dan generasi muda agar tetap sehat, produktif, dan bebas dari narkoba,” pungkasnya.

Editor: Husen Toisuta

BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *