IPEMI Ambon Jumpa UMKM Perkuat Peran Ekonomi Kerakyatan
AMBONKITA.COM,- Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Ambon memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat peran ekonomi kerakyatan melalui kegiatan terpadu yang menyasar langsung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat rentan.
Kegiatan yang dikemas dalam agenda Jumpa UMKM, santunan anak yatim, pembagian sembako, hingga buka puasa bersama ini dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari strategi memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Ketua IPEMI Kota Ambon, Debi Latuconsina, menegaskan, penguatan UMKM menjadi kunci dalam menghadapi tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.
- Pertamina Patra Niaga Awasi Penyaluran BBM Subsidi di Kota Ambon
- Hattrick Gol Messi di Lapangan, Lautan Biru-Putih di Jalanan Ambon
- Perketat Seleksi Psikologi Casis Polri, Karo SDM Polda Maluku Tegaskan Rekrutmen Bebas Intervensi
- Pertamina Ingatkan SPBU, Penyaluran Pertalite tidak Sesuai Aturan Dikenai Sanksi
“Momentum ini menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga maupun pelaku UMKM,” kata Debi dalam keterangannya, Selasa, (17/3/2026).
Menurutnya, kegiatan yang dihelat juga mencerminkan komitmen organisasi dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan.
“Dalam menjalankan program kerja, kami berkomitmen membantu Pemerintah Kota Ambon, terutama pada sektor ekonomi UMKM dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Selain itu, agenda Ramadan yang dihelat lanjut Deby, sekaligus dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi internal organisasi yang dinilai krusial untuk memperkuat arah gerak IPEMI ke depan.
“Ini juga menjadi bagian penting dalam kepentingan konsolidasi kepengurusan IPEMI Kota Ambon,” tegasnya.
Dirinya mebambahkan, konsolidasi tersebut diarahkan untuk memperkuat sinergi program dengan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan sektor UMKM dan ekonomi kreatif yang dinilai memiliki daya ungkit tinggi bagi perekonomian lokal.
Langkah IPEMI ini menjadi sinyal bahwa organisasi perempuan pengusaha di daerah mulai mengambil peran lebih aktif, tidak hanya dalam kegiatan sosial, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang berbasis komunitas.
Editor: Husen Toisuta








