Ketua KNPI Maluku Dukung Ferdinand Hutahean Dipolisikan
AMBONKITA.COM,- Ketua DPD KNPI Maluku, Faisal Syarif Hayoto, mendukung langkah Haris Pertama mempolisikan Ferdinand Hutahean ke Bareskrim Polri. Dia menilai, sikap ketua DPP KNPI itu sangat tepat.
Menurut Faisal, cuitan Ferdinand di akun twitter pribadinya soal “Allahmu lemah harus dibela” dapat mengganggu keutuhan bangsa.
“Kita mendukung laporan yang disampaikan Bung Haris Pertama,” kata Faisal melalui keterangan tertulis, Jumat (7/1/2022).
- Investasi LNG Abadi Masela Rp342 Triliun Perkuat Ketahanan Energi dan Bangkitkan Ekonomi Indonesia Timur
- Presiden Prabowo Salurkan 3.000 Paket Sembako Kepada Warga Tanimbar
- Proyek LNG Abadi Blok Masela, Bahlil Tegaskan Lahan Warga Bukan Ganti Rugi
- Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela Dimulai, Presiden Prabowo: Ekonomi untuk Rakyat, Bukan Rakyat untuk Ekonomi
Cuitan Ferdinand, kata dia, dapat menciptakan polarisasi di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Faisal mengaku seharusnya cuitan tersebut tidak boleh terjadi. Sebab, Indonesia adalah bangsa yang selalu menjunjung tinggi nilai keberagamaan dan toleransi.
“Harapan kita, sebagai gerenasi terdidik sudah sepatutnya memberikan contoh yang baik bagi generasi masa depan,” ujarnya.
Faisal menyatakan agar tidak menjadikan isu SARA sebagai istrumen dalam berpolitik. Hal itu karena dapat memecah belah keutuhan NKRI.
Olehnya itu, bagi Faisal, langkah cepat Haris Pertama melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri dinilai sebagai langkah untuk meredam situasi bangsa dan negara tetap kondusif.
“Isu SARA ini sangat sensitif sekali, jadi langkah Bung Haris lapor Ferdinand Hutahaean ke polisi untuk menjaga keutuhan bangsa,” tandasnya.
Faisal berharap Mabes Polri agar secepatnya memproses laporan yang disampaikan oleh Ketua DPP KNPI, Haris Pertama.
“Ferdinand harus secepatnya diperiksa,” harapnya.
Sebagaimana diketahui, cuitan Ferdinand Hutahaean di akun twitter prinbadinya “Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah, harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela”.
Cuitan Ferdinand tersebut mendapatkan respon nagatif dari kalangan netizen Selasa malam. Warga net pun mulai membuat cuitan dengan tagar#tangkapferdinand.
Editor: Husen Toisuta








