Palsukan Dokumen Hasil Hutan di Laimu Vence Leasiwal Dihukum Penjara 1,6 Tahun
AMBONKITA.COM,- Majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara 1 tahun dan 6 bulan kepada Terdakwa Adrry Vence Leasiwal dalam sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (14/11/2024).
Vence Leasiwal terbukti bersalah dalam kasus tindak pidana pengangkutan kayu hasil hutan tanpa dokumen yang sah, di Desa Laimu, Kecamatan Telutih, Kabupaten Maluku Tengah.
Putusan bersalah dibacakan ketua Majelis Hakim, Agus Tjahjo Mahendra. Ia didampingi dua hakim anggota yaitu Martha Maitimu dan Dedy Lean Sahusilawane.
- Polda Maluku Ringkus Lima Penyalahguna BBM Subsidi di Ambon
- Gen Z Kuasai Pasar Modal Maluku-Malut: Jumlah Investor Melonjak Tajam di 2026
- Ditangkap di Makassar Tersangka Ujaran Kebencian Ditahan di Rutan Polda Maluku
- Pencarian Korban Terseret Ombak Perairan Rutong Diperluas, Basarnas Terbangkan Drone Thermal
“Menjatuhkan pidana kepada Adrry Vence Leasiwal oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan,” kata Majelis Hakim dalam amar putusan.
Terdakwa juga dihukum membayar denda sejumlah Rp50 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayarkan, diganti dengan pidana penjara 2 bulan.
“Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, memerintahkan agar Terdakwa tetap berada dalam tahanan,” pinta Hakim.
Vonis putusan terhadap Terdakwa lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ambon. Sebelumnya JPU Donald Retob menuntut Terdakwa hukuman pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan, serta denda Rp50 juta subsider 2 bulan kurungan.
Editor: Husen Toisuta








