Polda Maluku Pengelola Anggaran Terbaik di Jajaran Polri
AMBONKITA.COM- Kepolisian Daerah Maluku ditetapkan sebagai pengelola anggaran keuangan terbaik berdasarkan surat asisten perencanaan dari Mabes Polri.
Demikian disampaikan Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri saat membuka taklimat awal wasrik tahap 2 Itwasda tahun 2021 di Rupatama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Senin (4/10/2021).
Atas perolehan itu, Kapolda memberikan apresiasi kepada seluruh pejabat utama dan kepala satuan kewilayahan di jajaran Polda Maluku.
- Presiden Prabowo Salurkan 3.000 Paket Sembako Kepada Warga Tanimbar
- Proyek LNG Abadi Blok Masela, Bahlil Tegaskan Lahan Warga Bukan Ganti Rugi
- Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela Dimulai, Presiden Prabowo: Ekonomi untuk Rakyat, Bukan Rakyat untuk Ekonomi
- Mengapung Akibat Mati Mesin di Perairan Tual, Tiga Penumpang Longboat Berhasil Dievakuasi Selamat
“Predikat pengelolaan anggaran keuangan yang dinyatakan sangat baik ini merupakan hasil dan predikat yang harus dipertahankan karena dari sekian banyak polda saat ini Polda Maluku lah yang dinyatakan terbaik berdasarkan surat asisten perencanaan mabes polri,” kata Kapolda yang didampingi Irwasda Maluku.
Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengingatkan agar temuan yang sifatnya berulang saat pemeriksaan tim audit Itwasum Mabes Polri agar segera dibenahi dengan cepat.
“Semua ini harus diawali dari perencanaan yang baik sehingga tidak ada pengeluaran anggaran yang tidak bisa dipertanggung jawabkan,” harapnya.
Mantan Kakorlantas Polri itu mengajak seluruh jajaran Polda Maluku agar terus berkomitmen untuk melakukan yang terbaik, dengan meluruskan yang bengkok dan melengkapi yang masih kurang dengan bekerja secara profesional.
“Saya meminta agar ada keterbukaan dalam pelaksanaan audit ini sehingga semua yang masih belum sempurna dapat diperbaiki dan disempurnakan dengan cepat agar kita tidak dianggap ceroboh dalam penggunaan anggaran,” harapnya.
Di tengah kondisi mewabahnya covid-19, Refdi menambahkan berdasarkan instruksi Mendagri agar selama melakukan audit pada satuan jajaran dan kewilayahan, setiap tim dapat selalu menjaga protokol kesehatan dengan baik.
“Ini diharapkan agar proses audit yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar dan aman hingga selesai,” tandasnya.
Penulis: Husen Toisuta








