Rektor Unidar Ambon Resmikan Aplikasi dan Website Baru, Implementasi E-Office Menyeluruh
AMBONKITA.COM,– Universitas Darussalam (Unidar) Ambon resmi memulai babak baru dalam transformasi digital. Rektor Unidar Ambon, Dr. Syawal Zakaria secara resmi meluncurkan aplikasi mobile dan website terbaru universitas dalam sebuah seremoni yang dihadiri oleh jajaran pimpinan rektorat, dekanat, serta perwakilan sivitas akademika.
Peluncuran ini bukan sekadar pembaruan tampilan visual, melainkan langkah strategis universitas dalam menjawab tantangan era disrupsi informasi. Salah satu tonggak utama dalam transformasi ini adalah implementasi E-Office Unidar Ambon, sebuah platform administrasi digital yang kini telah aktif dan dapat diakses oleh seluruh elemen universitas.
Kecepatan Adaptasi dan Integrasi Menyeluruh
- Investasi LNG Abadi Masela Rp342 Triliun Perkuat Ketahanan Energi dan Bangkitkan Ekonomi Indonesia Timur
- Presiden Prabowo Salurkan 3.000 Paket Sembako Kepada Warga Tanimbar
- Proyek LNG Abadi Blok Masela, Bahlil Tegaskan Lahan Warga Bukan Ganti Rugi
- Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela Dimulai, Presiden Prabowo: Ekonomi untuk Rakyat, Bukan Rakyat untuk Ekonomi
Dalam sambutannya, Syawal menekankan bahwa penguasaan teknologi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan bagi institusi pendidikan tinggi. Beliau menginstruksikan agar seluruh unit kerja segera beradaptasi dengan sistem baru ini.
“Dunia bergerak sangat cepat. Kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama untuk mengelola institusi pendidikan. Kecepatan dalam adaptasi terhadap sistem akademik berbasis teknologi adalah kunci utama agar Unidar Ambon tetap relevan dan unggul,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa sistem E-Office ini berlaku wajib dan menyeluruh di seluruh lingkungan Unidar Ambon. Sistem ini tidak hanya terbatas pada level rektorat, tetapi mencakup: Seluruh Fakultas dan Program Studi; Lembaga-lembaga di bawah naungan universitas; Biro-biro administrasi, Hingga Lembaga Kemahasiswaan.
Mendorong Birokrasi yang Modern dan Efisien
Kehadiran E-Office dirancang untuk memangkas rantai birokrasi yang kaku, mempercepat alur surat-menyurat, serta meningkatkan transparansi di lingkungan kampus. Dengan sistem ini, koordinasi antar unit kerja—mulai dari fakultas hingga organisasi mahasiswa—diharapkan menjadi lebih efisien, terukur, dan terintegrasi dalam satu pintu digital.
“Dengan E-Office, kita mewujudkan ekosistem paperless yang lebih ramah lingkungan dan responsif. Mahasiswa maupun dosen kini bisa merasakan layanan administrasi yang lebih cepat tanpa terhambat kendala fisik dokumen,” tambah Rektor.
Melalui peluncuran ini, Unidar Ambon berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik berbasis teknologi informasi bagi seluruh masyarakat di Maluku dan Indonesia secara luas.
Editor: Husen Toisuta








