Sukses Tangani Konflik di Indonesia, Satbrimob Maluku Dapat Penghargaan
AMBONKITA.COM,- Sukses menangani konflik di Poso, Papua, Maluku dan sejumlah daerah lain di Indonesia, Satuan Brimob Daerah (Satbrimob) Polda Maluku mendapat penghargaan dari Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri, Irjen Pol Anang Revandoko.
Penyerahan penghargaan langsung diberikan Anang Revandoko di Kota Ambon. Ia tiba di ibukota provinsi Maluku ini pada Selasa (1/2/2022). Penghargaan serupa juga diberikan kepada Komandan Satbrimob Maluku, Kombes Pol Muhammad Guntur.
Kedatangan Revandoko disambut langsung oleh Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, dan Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Jan de Fretes.
- Presiden Prabowo Salurkan 3.000 Paket Sembako Kepada Warga Tanimbar
- Proyek LNG Abadi Blok Masela, Bahlil Tegaskan Lahan Warga Bukan Ganti Rugi
- Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela Dimulai, Presiden Prabowo: Ekonomi untuk Rakyat, Bukan Rakyat untuk Ekonomi
- Mengapung Akibat Mati Mesin di Perairan Tual, Tiga Penumpang Longboat Berhasil Dievakuasi Selamat
Penjemputan berlangsung di Gedung VVIP Bandara Pattimura, Kota Ambon. Turut hadir dalam penjemputan yaitu Dansat Brimob Polda Maluku, Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi, Kepala Dinas BPBD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Organisasi, dan Kepala Biro Umum Provinsi Maluku.
Kedatangan Anang Revandoko disambut hangat oleh Gubernur dan Wakapolda Maluku serta stakeholder lainnya. Ia disambut dengan pengalungan syal kain adat, tari lenso dan diiringi musik tifa totobuang.
“Tadi Dankor Brimob Polri tiba di Ambon, Maluku dalam rangka kunjungan kerja,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Rum Ohoirat.
Rum mengaku, kedatangan orang nomor 1 pasukan elitnya Polri itu bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada Satbrimob dan Dansat Brimob Polda Maluku atas keberhasilan dalam menangani konflik di Poso dan Papua serta beberapa daerah lain termasuk Maluku.
“Jadi penghargaan diberikan atas keberhasilan Dansat Brimob dan Satbrimob Polda Maluku atas keberhasilan dalam menangani beberapa daerah konflik di Indonesia, seperti Papua dan Poso serta Maluku dan beberapa daerah lain,” ungkapnya.
Penulis: Husen Toisuta








