Warga Hitu Peringati Pengibaran Bendera Merah Putih Pertama di Maluku

27 December 2022, 10:57
Penulis: Editor

AMBONKITA.COM,- Warga negeri Hitu Messing, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Pulau Ambon), memperingati pengibaran bendera merah putih pertama di provinsi Maluku pada 27 Desember 1949 silam.

Peringatan pengibaran bendera Republik Indonesia pertama di Maluku ini dilaksanakan melalui upacara yang bertempat di pelataran rumah Raja Hitu Messing, Selasa (27/12/2022).

Saat peringatan tersebut, Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ia juga membacakan amanah Gubernur Maluku Murad Ismail.

Dalam amanahnya, Gubernur mengatakan, moment peringatan 73 Tahun Pengibaran Bendera Merah Putih Pertama di hari ini, menunjukkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme kembali dihidupkan dalam dada setiap anak bangsa.

BACA JUGA: Kapolda dan Pangdam Tinjau Kesiapan Ibadah Natal di Ambon

Di mana pada saat itu, di tengah tengah pergolakkan dan tekanan penjajah, baik pihak Jepang maupun Belanda yang ingin tetap menguasai daerah ini, para pemuda Leihitu bergabung dalam semangat persatuan dan kesatuan untuk menyatakan eksistensi bangsa ini, melalui tindakan menaikan bendera Merah Putih.

“Saya percaya kita semua yang hadir saat ini, sangat menghargai dan menaruh rasa hormat yang tinggi kepada para pejuang-pejuang yang menunjukkan keberanian tersebut,” kata Murad.

Belajar dari semangat yang diwariskan para pendahulu, Murad berharap agar masyarakat di daerah ini, khususnya di Jasirah Leihitu, untuk terus menjaga soliditas dan solidaritas antar orang basudara. Juga memegang teguh nilai nilai juang yang terkandung dalam peristiwa Penaikan Bendera 73 tahun yang lalu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Saya percaya, masyarakat di kecamatan Leihitu mewarisi nilai nilai semangat perjuangan para pendahulu, dengan kembali menunjukkan komitmen dan dukungannya untuk menyukseskan program program kerja Pemerintah Provinsi Maluku maupun Kabupaten Maluku Tengah. Termasuk agenda strategis  di tahun 2023 yaitu, tahapan pelaksanaan pemilu legislatif, presiden dan kepala daerah yang akan digelar tahun 2024,”  ujarnya.

Editor: Husen Toisuta

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *