Ambonkita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
terasmaluku
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
No Result
View All Result
Ambonkita.com
No Result
View All Result
Home Hukum Kriminal

Penanganan Permasalahan Konflik di Maluku Bukan Hanya Tanggung Jawab Polri

Editor by Editor
03/17/2023
Reading Time: 3 mins read
0
Penanganan Permasalahan Konflik di Maluku Bukan Hanya Tanggung Jawab Polri

AMBONKITA.COM,- Konflik sosial sering terjadi di Maluku. Untuk menyelesaikannya butuh pendekatan yang komprehensif dengan melibatkan peran semua stakeholder.

RELATED POSTS

Pertamina Tingkatkan Stok BBM di Malteng dan SBT Antisipasi Lonjakan Konsumsi Masyarakat

Anggota Polres Malra Ditikam Pakai Cutter saat Tangani Keributan

Pastikan Lebaran Aman, Pertamina Tambah Pasokan 1,3 Juta Liter Minyak Tanah di Papua dan Maluku

Pemerintah Daerah, Polri, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan seluruh elemen lainnya dibutuhkan duduk bersama-sama mencari solusi yang kongkrit.

“Konflik bagi kita di Maluku bukan persoalan baru. Artinya orang bakalai, orang baku pukul itu sesuatu yang sudah lama sebetulnya. Dan penanganan terhadap konflik itu kita butuh pendekatan yang komprehensif. Artinya bukan saja pihak kepolisian yang bertanggung jawab tetapi seluruh stakeholder di dalam masyarakat mesti dibangun supaya semua terlibat,” kata Prof. Dr. Pdt Jhon Ruhulessin, salah satu tokoh agama di provinsi Maluku.

Menurutnya, pendekatan hukum bukan satu-satunya cara untuk menyelesaikan konflik. Ada juga pendekatan-pendekatan yang lain selain keamanan, seperti budaya, bahkan kesejahteraan.

“Nah itu harus dilakukan secara bersama-sama tidak bisa hanya pendekatan hukum tanpa kesejahteraan. Jadi dari perspektif konflik semacam itu saya kira bukan semata-mata penegakan hukum tetapi ada persoalan lain yang harus kita cari bersama,” jelasnya.

BACA JUGA: Ada Aksi Minta Kapolda dan Kapolres Dicopot: Seng Masalah, Katong Semua Fokus Kerja Layani Rakyat Maluku

Mantan Ketua Sinode GPM ini mengaku, sudah saatnya semua stakeholder melakukan konsolidasi overall atau secara keseluruhan. Sehingga konflik yang selama ini terjadi dapat diselesaikan hingga ke akar-akarnya. Sebab, desakan untuk meminta Kapolda, atau pimpinan lainnya agar mundur bukan solusi untuk menyelesaikan konflik.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

“Menurut hemat saya potensi konflik yang ada di dalam masyarakat itu tidak hanya diselesaikan dengan penegakan hukum, tetapi juga masalah keadilan sosial, masalah perubahan yang makin cepat, dan juga perkembangan perubahan kognitif yang terjadi dan itu banyak sekali. Kita butuh pendekatan yang komprehensif, oleh karena itu langkah untuk meminta Kapolda mundur menurut saya bukan solusi untuk menyelesaikan konflik,” katanya.

Ruhulessin mengajak masyarakat agar dapat berfikir jernih dan tenang. Ia juga mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama bertekad untuk menyelesaikan semua konflik yang kerap terjadi secara menyeluruh. Sebab, persoalan ini bukan hanya tanggung jawab Polri semata.

“Bukan saya mau membela Polri, tapi mari kita berfikir jernih, karena konflik adalah persoalan bersama. Pemerintah juga mesti terlibat dalam penanganan konflik, dan Polda yang dibackup oleh TNI,” pintanya.

Semua pihak terkait, lanjut Ruhulessin, harus terlibat dalam menginventarisir potensi-potensi konflik. Misalnya persoalan tapal batas tanah di beberapa daerah yang belum terselesaikan.

“Kedua kita tidak bisa menghindari juga bahwa konflik ini sering terjadi karena minuman keras yang sering menjadi pemicu. Konflik juga terjadi karena kepemimpinan masyarakat, leadership juga,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Ia mengajak agar adanya kerjasama lintas sektoral, departemen, maupun masyarakat. Kerjasama-kerjasama tersebut harus diaktifkan.

“Jadi kita tidak bisa menyelesaikan persoalan itu dengan misalnya meminta Kapolda mundur, atau meminta Pangdam mundur, atau meminta siapapun mundur. Itu bukan langkah solutif. Langkah solitifnya adalah mari kita duduk bersama dengan melibatkan semua stakeholder Pemerintah TNI, Polri, pimpinan umat, kita duduk bersama tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh perempuan lalu kita bicara bagaimana prosesnya, penanganannya, dan bagaimana mencegah konfliknya,” ajak Ruhulessin.

Ia mengatakan, persoalan ini harus diselesaikan secara terbuka. Butuh diskusi bersama semua pihak, atau seluruh elemen masyarakat.

“Menurut hemat saya kita butuh dialog yang terbuka. Kalau misalnya pihak kepolisian bisa memprakarsainya atau pihak Pemda untuk membangun semua jejaring itu saya rasa itu lebih penting, bukan kita bicara soal melepas-melepas jabatan karena itu tidak menyelesaikan persoalan,” jelasnya.

Editor: Husen Toisuta

BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tags: Ambonkita.comKonflik MalukuPdt. Jhon Ruhulessin
ShareTweetSendSendShare
Editor

Editor

Related Posts

Pertamina Tingkatkan Stok BBM di Malteng dan SBT Antisipasi Lonjakan Konsumsi Masyarakat
Headline

Pertamina Tingkatkan Stok BBM di Malteng dan SBT Antisipasi Lonjakan Konsumsi Masyarakat

03/17/2026
Dua Pelaku Penganiayaan di Langgur Ditangkap Polisi Terancam Penjara 5 Tahun
Headline

Anggota Polres Malra Ditikam Pakai Cutter saat Tangani Keributan

03/15/2026
Pastikan Lebaran Aman, Pertamina Tambah Pasokan 1,3 Juta Liter Minyak Tanah di Papua dan Maluku
Maluku

Pastikan Lebaran Aman, Pertamina Tambah Pasokan 1,3 Juta Liter Minyak Tanah di Papua dan Maluku

03/14/2026
Stok Energi di Papua – Maluku sudah Ditambah, Pertamina: Masyarakat Bisa Tenang
Headline

Stok Energi di Papua – Maluku sudah Ditambah, Pertamina: Masyarakat Bisa Tenang

03/13/2026
Temukan Cukup Bukti, Sekdis Pariwisata Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Anak
Headline

Paman Rudapaksa Ponakan di Malra Ditetapkan Tersangka Terancam Penjara 12 Tahun

03/11/2026
Dua Pelaku Penganiayaan di Langgur Ditangkap Polisi Terancam Penjara 5 Tahun
Headline

Dua Pelaku Penganiayaan di Langgur Ditangkap Polisi Terancam Penjara 5 Tahun

03/11/2026
Next Post
CPNS Pemkab Malra Ikut Latsar, Ini Pesan Gubernur Maluku

CPNS Pemkab Malra Ikut Latsar, Ini Pesan Gubernur Maluku

Ilustrasi

Satu Pengeroyok Pegawai Puskesmas Benteng Kembali Ditangkap, Tinggal Tiga Dikejar Polisi

Recommended Stories

Warga Adat Buru Demo Tandingan Terkait Tambang Emas Gunung Botak

Warga Adat Buru Demo Tandingan Terkait Tambang Emas Gunung Botak

03/14/2023
meninggal dunia

Tabrakan di Ambon Tiga Tewas, Dua Pengendara Mabuk Masih di Bawah Umur

08/26/2022
Pemkot Ambon Jangan Dulu Tutup Rumah Sakit Lapangan, Airlangga: Seluruh Dunia Masih Pandemi

Pemkot Ambon Jangan Dulu Tutup Rumah Sakit Lapangan, Airlangga: Seluruh Dunia Masih Pandemi

10/07/2021

Popular Stories

  • Kapolda Maluku

    Kapolda: Anggota DPRD Malteng yang tidak Ada di TKP Jangan Omong Besar Cari Popularitas Murahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Foto Nikah Dua Aktor Porno yang Viral di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolresta Ambon Rotasi Tiga Kapolsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pohon Tumbang Timpa Ibu dan Anak di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gara-gara Tagih Hutang Warga Mangga Dua Ambon Diparangi Hingga Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Terms and Conditions

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

No Result
View All Result
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In