Dua Warga Saparua Ditembak “Petrus”, Satu Tewas
AMBONKITA.COM,- Dua orang warga ditembak oleh penembak misterius (Petrus) di sekitar ruas jalan segitiga, kantor Camat Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (15/5/2023).
Korban kena tembak ialah Welma Hatu, 41 tahun, dan Ronal Papilaya, 52 tahun, warga Itawaka, Kecamatan Saparua Timur. Mereka diduga ditembak oleh Petrus, orang tak dikenal (OTK) menggunakan senjata api.
Penembakan yang terjadi sekira pukul 15.30 WIT, ini menyebabkan Welma Hatu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Saparua. Ia diduga tertembak pada bagian leher sebelah kiri.
- PT Ambon Perberat Hukuman Tiga Terdakwa Korupsi BUMD PT. Tanimbar Energi, Eks Bupati Divonis Penjara 7 Tahun
- Dorong Pembangunan Terminal Pelabuhan Ambon, Pelindo dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi
- 11 WNA China Ditangkap dalam Kasus Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, 13 Lainnya Buron
- Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Booi Rp1,4 M Naik Penyidikan
BACA JUGA: Polsek KPYS Ambon dan BKSDA Maluku Gagalkan Penyelundupan 7 Ekor Kanguru Papua
Korban luka tembak lainnya yaitu Ronal Papilaya hingga saat ini masih mendapat perawatan medis di rumah sakit Saparua. Ia juga tertembak pada bagian leher sebelah kanan.
Hingga saat ini, belum diketahui motif di balik kasus penembakan yang kembali terjadi dan dilakukan oleh penembak misterius tersebut.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol Raja Arthur Lumongga Simamora, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa penembakan tersebut.
“Iya. Korbannya itu perempuan dan laki-laki. Yang meninggal yang perempuan yaitu Welma Hatu. Sementara Ronal Papilaya sedang dirawat di rumah sakit Saparua,” kata Arthur.
Arthur mengaku telah mengerahkan personel untuk melakukan penyelidikan kasus penembakan terhadap kedua pegawai negeri sipil (PNS) tersebut.
“Dua-duanya PNS. Dan sementara kita masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya.
Editor: Husen Toisuta








