Jelang Puasa Satgas Pangan Maluku Monitoring Kadaluarsa Bahan Pangan Olahan, Bapok Aman
AMBONKITA.COM,- Satgas Pangan Provinsi Maluku yang diketuai Direktur Reskrimsus Polda Maluku melakukan monitoring batas waktu penggunaan/kadaluarsa bahan pangan olahan menjelang bulan puasa sampai dengan Idul Fitri Tahun 2024.
Pemantauan dan pengecekan kadaluarsa bahan pangan olahan dilaksanakan di sejumlah retail modern (foodmart, hypermart, farmer) di kota Ambon, Kamis (7/3/2024).
Kegiatan monitoring tersebut dipimpin Kadis Perindag Provinisi Maluku, Yahya Kotta, yang didampingi oleh perwakilan BPOM, Perikanan dan Satgas Pangan Polda Maluku.
- Pangdam Pattimura Lantik 175 Prajurit Bintara Infanteri
- Cegah Konflik, Perkuat SDM, Kapolda Maluku Dorong Pembentukan Kampung Inggris hingga UMKM
- Polda Maluku Buka Ruang Riset Pelajar, Lima Tahun Terakhir Kasus Narkoba Jadi Bahan Belajar Machine Learning
- Jaga Kedamaian Kota, Kapolresta Ambon: Jangan Biarkan Masalah Pribadi Berkelanjutan Jadi Konflik Kelompok
“Monitoring kadaluarsa bahan pangan olahan kami lakukan di distributor, pedagang dan pengecer. Hari ini di foodmart Amplas, hypermart MCM, dan Farmers,” kata Katim Tindak Satgas Pangan Polda Maluku AKP Piter Matahelumual.
BACA JUGA: Sambut Ramadan, Kapolda Ajak Masyarakat Jaga Persaudaraan
Hasil monitoring hari ini ditemukan bahan-bahan olahan pangan masih dalam kondisi layak dikonsumsi selama bulan Ramadan hingga hari raya Idul Fitri.
“Kami juga tadi melakukan pemantauan harga dan pegecekan stok bahan pokok bersama satgas TPID (Tim Penanggulangan Inflasi Daerah) Maluku,” ungkapnya.
Pengecekan harga dan stok kebutuhan pokok (Bapok) seperti cili / cabai, bawang, daging ayam, daging sapi, beras, minyak goreng, dan telur dilaksanakan di pasar Mardika; Pasar Batu Merah; Gudang 51 / CV. Gema Rejeki di Passo; Dan Indogrosir di Kate-Kate.
“Dalam giat pemantauan tersebut, diperoleh data bahwa stok bahan pokok selama bulan ramadan hingga hari raya Idul Fitri aman,” ungkapnya.
Editor: Husen Toisuta








