Warga Ambon Lapor Polisi Motornya Dicuri OTK saat Melintas di Lateri
AMBONKITA.COM,– Seorang warga datang mengadu ke kantor Kepolisian Sektor Baguala. Ia melaporkan kasus pencurian sepeda motor miliknya. Motornya dibawa kabur setelah sempat dihentikan Orang Tak Dikenal (OTK). Peristiwa ini terjadi di ruas jalan Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Sabtu (20/6/2026) sekira pukul 18.00 WIT.
Kapolsek Baguala Iptu Esterlina Titiheru, mengaku kasus tersebut saat ini tengah dalam penyelidikan.
“Berdasarkan keterangan awal yang diterima kepolisian, korban yang sedang mengendarai sepeda motor diduga dihentikan oleh seorang pria yang belum diketahui identitasnya. Terduga pelaku kemudian mengambil kunci kendaraan dan membawa kabur sepeda motor milik korban,” kata Esterlina melalui keterangan yang diterima melalui Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janet Luhukay pada Senin (22/6/2026).
- Kapolda Maluku Berikan Penghormatan Terakhir, Sebut Briptu Ananda Tutupoho Pahlawan Kemanusiaan
- Sempat Hilang Nelayan SBB Ditemukan Selamat Terombang-Ambing di Perairan Maluku Utara
- Tim SAR Evakuasi Pendaki Hipotermia di Gunung Kayu Satu Ambon
- Mantan ASN Kejari Aru Tersangka Pemalsuan Dokumen Segera Disidangkan
Peristiwa itu menyebabkan korban mengalami rasa trauma. Pihak keluarga yang tidak terima selanjutnya melaporkan insiden itu ke Polsek Baguala untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Baguala bergerak cepat dengan menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dan informasi awal guna kepentingan penyelidikan.
Ipda Janet menjelaskan, kasus tersebut saat ini masih didalami oleh penyidik. Hingga kini, pihak kepolisian belum menemukan fakta maupun bukti yang mengarah pada tindak pidana begal sebagaimana informasi yang beredar di sejumlah pemberitaan, media sosial, maupun percakapan masyarakat.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Hingga saat ini, belum ada fakta yang menguatkan bahwa peristiwa tersebut merupakan aksi begal,” tegas Janet.
Seluruh fakta dan keterangan terkait peristiwa tersebut, lanjut Janet, masih terus didalami guna memastikan kronologi kejadian yang sebenarnya serta mengungkap identitas pelaku.
Saat ini, Polsek Baguala terus melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
“Kami juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa itu agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib guna membantu proses pengungkapan kasus,” pungkasnya.
Editor: Husen Toisuta








