Seekor Dugong Jantan Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Tengah Tengah, Tubuhnya Terluka
AMBONKITA.COM,-Seekor Dugong (Dugong dugon) ditemukan mati terdampar di pantai Desa Tengah-Tengah, Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon, Rabu (22/7/2020) pukul 15.00 WIT. Satwa tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Iwan Walli. Saat ditemukan satwa sudah dalam kondisi mati.
“Satu ekor Dugong (Dugong dugon) ditemukan terdampat di sekitaran pantai Desa Tengah-Tengah. Saat ditemukan satwa tersebut sudah dalam kondisi mati. Diperkirakan satwa sudah mati sekitar dua hari yang lalu,” kata Kepala Polhut BKSDA Maluku Seto dalam siaran pers, Rabu malam.
Seto mengatakan dari hasil observasi yang dilakukan oleh petugas dari BKSDA Maluku, PSPL Sorong dan DKP Provinsi Maluku, diketahui satwa tersebut memiliki panjang 320 cm, lingkar badan 226 cm dan berjenis kelamin jantan.
- Tetap Turun ke Jalan di Tengah Guyuran Hujan, Polda Maluku Gencarkan Edukasi Keselamatan Operasi Simpatik Salawaku 2026
- Ziarah Hari Bhayangkara 80, Kapolda Maluku: Semangat Pahlawan Harus Hidup dalam Pelayanan Polri
- Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Booi Rp1,4 M Naik Penyidikan
- Lagi, Polisi Gagalkan Penyelundupan Miras Tradisional di Pelabuhan Hunimua
Diperkirakan satwa tersebut mati diakibatkan karena terdampar ke wilayah karang-karang yang berada di sekitaran pantai tersebut.
“Hal ini diperkuat dengan kondisi tubuh satwa tersebut terdapat banyak bekas luka yang diakibatkan oleh gesekan benda tumpul seperti karang dan bebatuan,” ungkap Seto.
Menurut Seto, wilayah Perairan Salahutu merupakan salah satu habitat dari satwa Dugong. Masyarakat sekitar sering menemukan satwa tersebut sedang bermain dan mencari makan di wilayah perairan Salahutu.
“Bangkai Dugong sudah dimusnahkan dengan cara dikubur di sekitar Kandang Transit Passo,” kata Seto. (MDI)








