OPERASI SIMPATIK

Tetap Turun ke Jalan di Tengah Guyuran Hujan, Polda Maluku Gencarkan Edukasi Keselamatan Operasi Simpatik Salawaku 2026

24 June 2026, 13:10
Penulis: Editor

AMBONKITA.COM,- Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon tidak menyurutkan langkah personel Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menjaga keselamatan warganya.

Demi menekan angka fatalitas kecelakaan dan membangun budaya tertib berlalu lintas, personel Satgas Preemtif Operasi Simpatik Salawaku 2026 Polda Maluku tetap setia berdiri di jalanan guna memberikan edukasi humanis kepada para pengguna jalan, Rabu (24/6/2026).

Sembari memegang papan informasi di sejumlah titik strategis kota, para petugas mengingatkan pengendara akan pentingnya penggunaan helm berstandar nasional Indonesia (SNI) dan bahaya menggunakan telepon seluler saat berkendara.

Aksi simpatik ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Simpatik Salawaku 2026 yang digelar Polda Maluku, sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

​Direktur Lalu Lintas Polda Maluku melalui Kasatgas Preemtif Operasi Simpatik Salawaku 2026 menegaskan konsistensi adalah kunci utama dalam membangun kesadaran masyarakat. Menurutnya, keselamatan berkendara merupakan kebutuhan bersama yang tidak boleh terhalang oleh kondisi cuaca.
“Walaupun hujan, tugas kami untuk mengingatkan masyarakat tidak boleh berhenti. Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Penggunaan helm SNI serta tidak bermain telepon seluler saat berkendara merupakan langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko cedera maupun kecelakaan fatal di jalan raya,” ujarnya.

​Ia menambahkan, mayoritas kecelakaan lalu lintas masih dipicu oleh rendahnya disiplin berkendara, seperti mengabaikan perlindungan kepala dan terganggunya konsentrasi akibat menggunakan ponsel.

​Di tengah basahnya jalanan Ambon, pesan-pesan yang dibawa petugas terasa sederhana namun sarat makna. Tulisan seperti “Jauh Dekat Gunakan Helm SNI Agar Terlindung Sampai Tujuan. Ingat! Keluarga Menunggu di Rumah” dan “Stop Menggunakan HP Saat Berkendara” berhasil menarik perhatian khalayak.

Banyak pengendara yang sengaja memperlambat laju kendaraannya untuk membaca imbauan tersebut. Dedikasi tinggi para personel yang tetap bertugas di bawah guyuran hujan ini pun menuai banyak apresiasi positif dari warga pengguna jalan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menyatakan, isu keselamatan berlalu lintas telah menjadi perhatian nasional yang membutuhkan kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat.

​“Melalui Operasi Simpatik Salawaku 2026, Polda Maluku berupaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Penggunaan helm SNI dan tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara merupakan bentuk perlindungan dasar yang sangat penting,” kata Rositah.

Rositah juga menegaskan kehadiran polisi di lapangan saat cuaca buruk adalah bukti nyata dari komitmen Polri dalam mengayomi masyarakat.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Hujan tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan edukasi keselamatan. Kami ingin mengingatkan bahwa setiap perjalanan harus berakhir dengan selamat, karena ada keluarga yang menunggu di rumah,” tegasnya.

Ke depan, Polda Maluku berkomitmen akan terus menggencarkan kampanye keselamatan persuasif ini di berbagai titik rawan kecelakaan.

“Hal ini menjadi pengejawantahan dari semangat “Polri Untuk Masyarakat” pada Hari Bhayangkara ke-80 sebuah bukti bahwa Korps Bhayangkara tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk melindungi dan menyelamatkan nyawa di jalan raya,” tutupnya.

Editor: Husen Toisuta

BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *