Banjir Rob di Kepulauan Aru, Ratusan Rumah Warga Terendam
AMBONKITA.COM,- Banjir rob akibat gelombang pasang air laut menggenang ratusan rumah warga yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Kepulauan Aru.
Sejumlah daerah yang tergenang air laut yaitu Desa Gomar Sungai, dan Gomar Meti, Kecamatan Aru Selatan Timur, Desa Jambu Air, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Desa Karang Guli, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, dan Desa Lutur Kecamatan Aru Selatan Utara.
“Ada beberapa desa yang tergenang banjir rob. Ratusan rumah terendam. Sudah dua hari ini,” ujar Isack Kasanaborbir, warga Kepulauan Aru, saat dihubungi dari Ambon, Selasa (7/12/2021).
- Sempat Hilang Saat Melaut, Nelayan Kairatu Ditemukan Meninggal di Kedalaman 20 Meter
- Polda Maluku Juara Tiga Ketahanan Pangan Polri, Kapolri Serahkan Bantuan Alsintan
- Ibu-Ibu MT Nurul Huda Hualoy Khatam Al-Qur’an, Generasi Muda Diajak Jadi Lebih “Kebal” Hoaks
- Ajang ISRA 2026 Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong Lima Penghargaan
Ia mengaku, gelombang ekstrim hingga meluap ke permukiman menyebabkan warga menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.
“Warga mengungsi, mereka membawa sejumlah barang karena kondisi rumah masih terendam,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Aru, Hendrik Ngutra, mengakui adanya kejadian itu.
“Betul ada banjir rob di beberapa desa di sini,” katanya dari balik telepon genggamnya.
Meski membenarkan kejadian tersebut, tapi Hendrik belum dapat memastikan berapa jumlah desa maupun rumah warga yang terdampak.
“Saya belum tahu karena tadi dapat info saja lewat WA tapi saya belum mendapat laporan resminya,” sebutnya.
Terkait informasi tersebut, Hendrik memastikan akan mengunjungi sejumlah desa terdampak banjir rob tersebut.
“Besok baru tim ke lapangan. Kami menghimbau kalau kondisi belum memungkinkan warga sebaiknya mengungsi dulu ke rumah keluarga yang aman,” pungkasnya.
Penulis: Husen Toisuta








