Jelang Pemilu 2024, Satgas OMB Salawaku Gencar Sosialisasi Kamtibmas
AMBONKITA.COM,- Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, personel Satgas Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Polda Maluku, gencar melakukan sosialisasi kamtibmas di tengah masyarakat.
Sosialisasi kamtibmas yang diberikan hari ini, Minggu (7/1/2024), kepada Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Cabang Karpan dan Wada Pelayanan Perempuan Jemaat GPM Karpan, Kota Ambon.
Satgas Preemtif kepada warga yang ditemui diharapkan dapat membantu polisi dalam hal menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif khususnya pada tahap kampanye saat ini.
- Sempat Hilang saat Menyelam, Penyelam Tradisional Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Saparua
- Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Maluku Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Ribuan Warga dan Buruh
- Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Briptu Ananda Tutupoho
- MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Resmi Dimulai, Gubernur: Nilai-nilai Al-Qur’an harus Meresap dalam Jiwa Kita Semua
Para angkatan muda dan wadah pelayanan perempuan juga diajak berperan aktif dalam memberikan edukasi dan himbauan kamtibmas kepada masyarakat.
BACA JUGA: Perempuan 18 Tahun Ditemukan Tewas di Arbes, Diduga Dianiaya OTK
Masyarakat diharapkan tidak terlibat atau melibatkan diri dalam kegiatan yang berhubungan dengan politik identitas, politisasi agama, maupun polarisasi masyarakat.
“Tim satgas juga menghimbau agar masyarakat tidak mengkonsumsi minuman keras yang berakibat mengganggu kamtibmas,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat.
Tidak hanya itu, masyarakat juga diingatkan untuk lebih bijak dalam bermedia sosial. Warga diharapkan tidak menyebarkan hoax, hate speech, provokasi dan penyesatan masyarakat.
“Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain maupun perbuatan melawan atau melanggar aturan hukum,” ungkapnya.
Tim satgas OMB Salawaku juga menyampaikan walaupun berbeda pilihan, namun semangat persaudaraan dalam bingkai basudara manise harus tetap dijaga.
Editor: Husen Toisuta








