Seberangi Sungai dengan Rakit 4 Warga Makariki Jatuh Terbawa Arus, Satu Hilang
Sesampainya di kediaman Sekda Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, pukul 21.57 WIT, tim mendapat dukungan penuh dari Bupati dan Sekda dengan menurunkan satu unit alat berat excavator.
“Alat berat dikerahkan untuk membantu jalannya operasi SAR,” terangnya.
Sempat bermalam, tim SAR kemudian melanjutkan pencarian di lokasi dengan titik koordinat – 3°14’59.80″ S – 129°0’24.50″ E sejak pukul 08.41 WIT.
- Proyek LNG Abadi Blok Masela, Bahlil Tegaskan Lahan Warga Bukan Ganti Rugi
- Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela Dimulai, Presiden Prabowo: Ekonomi untuk Rakyat, Bukan Rakyat untuk Ekonomi
- Mengapung Akibat Mati Mesin di Perairan Tual, Tiga Penumpang Longboat Berhasil Dievakuasi Selamat
- Groundbreaking Blok Masela, Kapolda Maluku Pastikan Kesiapan Pengamanan Presiden RI
Tim SAR gabungan kemudian bahu membahu membuat bendung dari tumpukan batu untuk membelah jalur sungai. Ini dilakukan agar bisa memudahkan proses pencarian di sekitar lokasi kejadian.
“Pekerjaan dilakukan secara manual hingga pukul 13.17 WIT dan tim SAR menghentikan pekerjaan sementara karena debit air sungai semakin deras,” ungkapnya.
Setibanya satu unit excavator, proses pencarian kembali dilanjutkan. Namun, tak lama berselang pencarian kembali dihentikan karena debit air semakin deras dan meluap akibat hujan deras.
“Rencananya Ops SAR hari ke tiga akan dilanjutkan esok hari (Jumat, 1/10/2021) pukul 08.00 WIT,” tandasnya.
Penulis: Husen Toisuta








