Dana Desa geliatkan Bumdes Batumerah, dengan pembangunan sentra bisnis baru
AMBONKITA.COM – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Hatukau Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon tengah membangun sentra ekonomi baru di Kota Ambon. Menariknya, sentra ekonomi baru ini dirancang terpadu dengan sentra pendidikan dan olahraga.
Plt Kepala Desa Batu Merah, Idrus Buamona mengatakan, BUMDes yang menjadi salah satu lokasi kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar ini, dikembangkan untuk dapat menghidupkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masyarakat desa setempat.
“Kita sudah bangun kios-kios pertokoan untuk menjadi tempat pemasaran produk-produk UMKM. Kios-kios ini BUMDes yang kelola,” ujarnya di Desa Batu Merah, Ambon, Jumat (29/1).
- Polri Mutasi Besar-besaran, 1.121 Personel Dirotasi Termasuk Wakapolda Maluku
- PT Ambon Perberat Hukuman Tiga Terdakwa Korupsi BUMD PT. Tanimbar Energi, Eks Bupati Divonis Penjara 7 Tahun
- Dorong Pembangunan Terminal Pelabuhan Ambon, Pelindo dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi
- 11 WNA China Ditangkap dalam Kasus Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, 13 Lainnya Buron
Ia mengatakan, selain pengelolaan kios pertokoan, BUMDes Hatukau juga akan mengelola penyewaan lapangan sepak bola. Yang mana sebagian besar aset lapangan sepak bola tersebut dibangun dari dana desa.
“Kalau semuanya (pembangunan) sudah beres, BUMDes yang akan kelola sistem penyewaan lapangan bolanya. Jadi nanti selain tim pesepak bola binaan dari desa, kalau mau main di lapangan itu harus sewa,” ujarnya.
Idrus menerangkan, lapangan sepak bola yang menjadi sentra olahraga desa tersebut, berlokasi tak jauh dari pusat ekonomi baru yang dibangun oleh BUMDes. Di samping itu, lokasi di sekitarnya juga merupakan kawasan sekolah yakni SMA, SD, dan TK.
Selain itu juga telah dibangun perpustakaan di kawasan setempat, yang menjadikannya terpadu sebagai bagian dari sentra ekonomi sekaligus sentra olahraga dan pendidikan di desa setempat.
“Kalau di perpustakaan itu, biasanya ramai anak-anak muda di sana kalau hari libur,” ujarnya.
Menurut Idrus, pengembangan BUMDes atau di Desa Batu Merah dikenal dengan BUMNeg (Badan Usaha Milik Negeri) Hatukau tidak lepas dari sumbangsih penyaluran dana desa. Ia mengatakan, dana desa ke depan akan dimaksimalkan untuk pengembangan BUMDes.
“Tahun kemarin karena kondisi pandemi covid 19, jadi dana desa yang awalnya untuk BUMDes kita alihkan untuk penanganan covid. Semoga ke depan bisa maksimal untuk BUMDes,” ujarnya. (AFN)








