DPRD Maluku Desak Skema Penyaluran MBG Dievaluasi Total: Kasih Saja Uangnya kepada Orang Tua
AMBONKITA.COM,– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku mendesak dilakukannya evaluasi total terhadap skema penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tingkat Sekolah Dasar hingga Menengah.
Desakan ini disampaikan Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun, merespon banyaknya kasus keracunan makanan yang dialami anak sekolah di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Maluku.
“Hampir di setiap daerah secara nasional selalu ada keluhan siswa terkait peristiwa keracunan MBG. Bahkan untuk Maluku, baru di bulan September 2025 saja sudah terjadi tiga kasus,” ungkap Benhur kepada wartawan di ruang Komisi I DPRD Maluku, Senin (22/9/2025).
- HUT Ke-81 Provinsi Maluku, Ketua DPRD: Mari Renungkan Pengabdian Kita
- Boy Latuconsina Minta KNPI Maluku Evaluasi Kinerjanya
- Tantang KNPI Maluku, Senator Boy Latuconsina Ajak Uji Materi Permen hingga Perpres tak Adil ke MK
- Tengah Agustus Bahtera Nusantara Kembali Beroperasi, DPRD Maluku: Armada Off segera Diaktifkan
Menurutnya, skema penyaluran MBG perlu dievaluasi total. Ia bahkan mengusulkan agar anggaran MBG langsung diberikan kepada orang tua siswa untuk mengolah makanan sendiri sesuai standar gizi.
“Saya kira skema MBG harus diubah. Diberikan saja kepada orang tua siswa untuk memasak sesuai standar gizi, agar terbebas dari masalah keracunan,” tegasnya.
Benhur juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap pihak penyelenggara. “Tim SPPG ini tidak berguna. Saya duga pihak yang mengelola MBG ini kurang teliti. Makanya kerjanya asal-asalan. Buktinya ditemui banyak keracunan,” tegasnya.
Presiden Prabowo Subianto diminta untuk mengevaluasi sistem penyaluran program MBG. “Oke lah kalau hari ini Presiden sebut itu programnya, boleh boleh saja tapi harus ada evaluasi secara menyeluruh,” pintanya.●
Editor: Husen Toisuta








