Ketua PKK Maluku Apresiasi Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan di Seram Timur
AMBONKITA.COM,- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Apresiasi disampaikan oleh istri Gubernur Maluku itu saat membuka kegiatan tersebut yang berlangsung di ruang Serba Guna Mutiara Hotel, Kota Bula, SBT, Kamis (15/06/2022).
Kegiatan pelatihan yang diikuti oleh sebanyak 30 peserta yang didominasi ibu-ibu ini diselenggarakan oleh Bidang PBP2HP Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku.
- Sempat Hilang Saat Melaut, Nelayan Kairatu Ditemukan Meninggal di Kedalaman 20 Meter
- Polda Maluku Juara Tiga Ketahanan Pangan Polri, Kapolri Serahkan Bantuan Alsintan
- Ibu-Ibu MT Nurul Huda Hualoy Khatam Al-Qur’an, Generasi Muda Diajak Jadi Lebih “Kebal” Hoaks
- Ajang ISRA 2026 Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong Lima Penghargaan
Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap dalam melakukan diversifikasi produk hasil perikanan dalam membangun ekonomi keluarga.
Widya Pratiwi dalam sambutannya mengungkapkan, Maluku merupakan provinsi kepulauan dengan luas wilayah 712.479,65 km2. Terdiri dari luas lautan 658.294,69 km2 (92,4%) dan daratan 54.185 km2 (7,60%). Potensi sumber daya ikan sebesar 4,6 juta ton per tahun atau 36,7% dari potensi nasional pada ketiga Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) yaitu WPP 714 (Laut Banda), WPP 715 (Laut Seram, Teluk Tomini), dan WPP 718 (Laut Arafura).
Selain itu, Provinsi Maluku juga memiliki potensi lahan untuk pengembangan budidaya perikanan di laut seluas 183.000 Ha. Besarnya potensi yang dimiliki tersebut, tidak akan mencapai maksimal jika tidak diimbangi dengan pelatihan dan pendampingan mengenai teknik pengolahan produk perikanan. Sebab, dengan teknik pengolahan yang baik dan benar akan berpengaruh terhadap respon pasar.
BACA JUGA: Bunda Genre Seram Bagian Timur Dikukuhkan
Begitu pun pengembangan hasil olahan perikanan, lanjut Widya, tidak hanya memperhatikan rasa atau minat dari konsumen, tetapi juga mutu dan gizi yang terkandung didalamnya. Tak jarang bahwa produk yang dideversifikasikan memiliki value added atau nilai tambah pada produk olahannya. Sehingga dalam melakukan inovasi pengolahan hasil perikanan, para pelaku usaha dituntut agar memperhatikan kualitas produk yang dihasilkan agar diterima dan dipasarkan secara luas.








