Pemilu 2024, Bawaslu Maluku: Media Diharapkan Jadi Pilar untuk Menguatkan Penyelenggara
AMBONKITA.COM,- Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Subair, berharap media massa selain dapat mensukseskan Pemilu 2024 juga menjadi pilar yang bisa menguatkan penyelenggara.
Hal itu disampaikan saat Bawaslu Maluku melakukan penandatangan kerja sama dengan media massa melalui organisasi profesi seperti AJI Ambon dan IJTI Maluku, Rabu (22/11/2023).
Kerja sama yang dilakukan untuk meningkatkan pengawasan partisipatif Pemilu ini juga dilakukan dengan KPID Maluku, sejumlah organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, dan partai politik.
- Hattrick Gol Messi di Lapangan, Lautan Biru-Putih di Jalanan Ambon
- Perketat Seleksi Psikologi Casis Polri, Karo SDM Polda Maluku Tegaskan Rekrutmen Bebas Intervensi
- Pertamina Ingatkan SPBU, Penyaluran Pertalite tidak Sesuai Aturan Dikenai Sanksi
- Polda Maluku Dorong Kolaborasi Nasional Lindungi Perempuan dan Anak Melalui Forum Perempuan Seribu Pulau

“Secara umum ada tiga peran media dalam mensukseskan Pemilu, sebagai penyampai informasi, sebagai media pendidikan politik masyarakat, sebagai penangkal hoax dan saya menambahkan media diharapkan bisa menjadi salah satu sebagai pilar yang bisa menguatkan penyelenggara (Pemilu 2024),” kata Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Subair.
BACA JUGA: Pemilu 2024 Damai, Kapolda Maluku Ajak KPU dan Bawaslu Kerja Profesional
Dalam pelaksanaan pesta demokrasi, Subair mengaku kepercayaan publik terhadap penyelenggara sangat penting. “Jika penyelenggara dipercaya oleh peserta dan pemilih serta stakeholder dan semua orang saya yakin masalah-masalah yang muncul dalam pemilihan umum itu bisa diselesaikan dengan baik,” harapnya.
Dengan demikian, peran media sangat diperlukan untuk mendukung kerja-kerja penyelenggara Pemilu 2024, mengingat pentingnya kepercayaan publik terhadap penyelenggara (KPU dan Bawaslu).
“Mudah-mudahan media dalam menyampaikan informasi terkait dengan pemilu dan ketika ada kaitannya dengan penyelenggara maka ada kebijaksanaan di situ, ada konfirmasi terlebih dahulu,” harapnya.
Subair menyampaikan, penyelenggara Pemilu seperti KPU dan Bawaslu adalah orang biasa. Perlu adanya penguatan agar mereka dapat menjadi orang-orang yang luar biasa, mengingat adanya beban dan tanggung jawab besar yang diberikan oleh negara.
“Saya berharap ada dukungan dari media massa, karena hari ini publik sangat gampang bisa dipengaruhi oleh pemberitaan dari media, media bisa menggiring opini publik di mana pun, dan saya berharap giringan opini ini dilakukan ke arah yang lebih baik, ke arah yang bisa menguatkan kelembagaan negara,” pungkasnya.
Editor: Husen Toisuta








