Ambonkita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
terasmaluku
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita
No Result
View All Result
Ambonkita.com
No Result
View All Result
Home Ambonku

Wali Kota Ambon Minta OPD Serius Cegah Stunting

Editor by Editor
12/29/2021
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Ambon Minta OPD Serius Cegah Stunting

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat memberikan sambutan pada kegiatan Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama Pemkot dalam Pencegahan dan Penurunan Angka Stunting. Kegiatan berlangsung di Marina Hotel, Kota Ambon, Rabu (29/12/2021). (Foto: Humas Pemkot Ambon)

AMBONKITA.COM,- Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy meminta seluruh Pimpinan OPD, Camat, Kades/Lurah dan Raja agar serius menangani stunting untuk mencapai target nasional 14 persen pada 2024 mendatang.

RELATED POSTS

Sambut Piala Dunia, Ribuan Warga Jalan Santai Keliling Pusat Kota Ambon Gunakan Jersi Tim Favorit

Pesta Miras di Ambon Sejumlah Pemuda Diamankan Polisi

Dibekuk Warga Spesialis Pencurian di Ambon Ini Babakbelur

Permintaan tersebut disampaikan Richard pada kegiatan Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama Pemkot dalam Pencegahan dan Penurunan Angka Stunting di Kota Ambon.

“Saat ini angka stunting berada di 28 persen secara nasional dan dalam jangka waktu dua tahun pemerintah berusaha agar turun menjadi 14 persen,” kata Richard di Marina Hotel, Kota Ambon, Rabu (29/12/2021).

Target penurunan angka stunting, kata Richard, juga berkaitan dengan obsesi bangsa ini untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045. Di mana, Indonesia menjadi salah satu negara maju.

Dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia, Richard mengaku pemerintah harus memastikan anak–anak tumbuh cerdas, sehat, berbudaya dan menjunjung tinggi pluralisme dan kebhinekaaan.

“Anak–anak Indonesia harus menjadi manusia yang taat, religius, memiliki sopan santun dan komunikasi yang baik. Namun dalam mencapai itu semua, stunting adalah salah satu masalah yang harus kita hadapi,” jelasnya.

Richard menyampaikan, stunting memiliki dampak jangka pendek dan panjang terhadap tumbuh kembang anak. Ini dimulai dari kelainan kondisi fisik, rentan terhadap penyakit, hingga sel-sel otak yang tidak berfungsi secara normal dalam aspek kognitif.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

“Dampak jangka panjang otomatis akan mempengaruhi tingkat produktifas anak tersebut hingga berdampak pada aspek ekonomi dan tingkat kesejahteraan nantinya,” ujarnya.

Ia mengingatkan dalam mengejar target penurunan angka stunting, berbagai strategi harus diupayakan. Salah satunya reorientasi program dengan pendekatan solidaritas kemanusiaan bukan proyek.

Richard mengakui untuk kota Ambon penderita stunting kebanyakan berasal dari warga luar yang datang mengadu nasib di ibukota provinsi Maluku ini tanpa memiliki kecakapan dan skill yang dibutuhkan. Namun hal itu tetap menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menanggulanginya.

“Semua penduduk Ambon penderita stunting, menjadi tanggung jawab pemerintah dalam solidaritas kemanusiaan. Untuk itu seluruh OPD saya minta mari kita kerja keras,” harapnya.

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat membubuhkan tandatangan pada kegiatan Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama Pemkot dalam Pencegahan dan Penurunan Angka Stunting. Kegiatan berlangsung di Marina Hotel, Kota Ambon, Rabu (29/12/2021). (Foto: Humas Pemkot Ambon)

Wali kota Ambon dua periode itu mengaku dalam penananganan dan pencegahan stunting, leading sektor berada pada Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, serta Dinas P3AMD.

“Saya minta betul ini diperhatikan secara serius, karena ini program yang menentukan masa depan bangsa, saya minta jangan sekedar formalitas hadir dalam penandatanganan komitmen saja,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon, Debbie Louhenapessy, dalam sambutannya menekankan peran orang tua, khususnya ibu atau mama dalam tumbuh kembang anak. Sebab usia 0 – 3 tahun adalah usia emas dalam pembentukan kecerdasan dan karakter anak.

Selaku “Mama parenting (perangi stunting), Debby mengaku tugas ibu sangat banyak. Mereka lebih banyak bekerja di rumah bahkan tidak pernah dibayar.

“Untuk itu harus diperhatikan bagaimana program ini dapat membuat ibu lebih berdaya dan sukacita melakukan tanggung jawab, sehingga semua stakeholder dan pihak yang berafiliasi dengan kota ini, perlu untuk sama–sama intervensi penurunan stunting,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, dalam laporannya menyampaikan acara hari ini adalah bagian dari rencana kegiatan intervensi Pencegahan dan Penurunan Angka Stunting Tahun 2021 Tingkat Kota Ambon. Kegiatan ini telah dilakukan di 12 desa/kelurahan.

“Kita berupaya membangun komitmen dan menyepakati rencana pencegahan dan penurunan angka stunting dari angka 21,8 persen saat ini, menjadi 14 persen atau kurang dari 14 persen di tahun 2024, sebagaimana target yang ditetapkan secara nasional,” tutupnya.

Editor: Husen Toisuta

Tags: Cegah StuntingKota Ambon
ShareTweetSendSendShare
Editor

Editor

Related Posts

Sambut Piala Dunia, Ribuan Warga Jalan Santai Keliling Pusat Kota Ambon Gunakan Jersi Tim Favorit
Ambonku

Sambut Piala Dunia, Ribuan Warga Jalan Santai Keliling Pusat Kota Ambon Gunakan Jersi Tim Favorit

06/11/2026
Delapan Pelaku Pemukulan Pengendara Motor di Jalan Jenderal Sudirman Ambon Jadi Tersangka, Tiga Ditahan
Ambonku

Pesta Miras di Ambon Sejumlah Pemuda Diamankan Polisi

06/10/2026
Dibekuk Warga Spesialis Pencurian di Ambon Ini Babakbelur
Ambonku

Dibekuk Warga Spesialis Pencurian di Ambon Ini Babakbelur

06/10/2026
Kapolda Maluku Tegaskan tidak Ada Ruang KKN dan Titipan dalam Rekrutmen Polri
Ambonku

Kapolda Maluku Tegaskan tidak Ada Ruang KKN dan Titipan dalam Rekrutmen Polri

06/09/2026
Penyidik Polda Maluku Diminta Tingkatkan Profesionalisme dan Integritas
Ambonku

Penyidik Polda Maluku Diminta Tingkatkan Profesionalisme dan Integritas

06/09/2026
Narkoba
Ambonku

150 Ons Sabu Diamankan, Tahun Ini Tiga Ratus Ribu Jiwa di Maluku Selamat dari Bahaya Narkoba

06/04/2026
Next Post
Gempa Berkekuatan 7,4 SR Guncang MBD, tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Berkekuatan 7,4 SR Guncang MBD, tidak Berpotensi Tsunami

ilustrasi gantung diri

WNA Ditemukan Tewas, Diduga Gantung Diri dalam Sel Imigrasi Ambon

Recommended Stories

25 Casis Rekpro Bintara Polri 2022 di Maluku Dinyatakan Lulus

25 Casis Rekpro Bintara Polri 2022 di Maluku Dinyatakan Lulus

12/29/2021
Muhammad Marasabessy Dilantik sebagai Penjabat Bupati Malteng, Begini Pesan Gubernur

Muhammad Marasabessy Dilantik sebagai Penjabat Bupati Malteng, Begini Pesan Gubernur

09/12/2022
Pakai UU ITE, Satpol PP Lapor,  Aktifis HMI jadi Tersangka

Nilai Langgar PerKapolri, Badko HMI Maluku-Malut Tuntut Kapolri Evaluasi Kapolda Maluku dan Kapolresta Ambon

07/29/2021

Popular Stories

  • Kapolda Maluku

    Kapolda: Anggota DPRD Malteng yang tidak Ada di TKP Jangan Omong Besar Cari Popularitas Murahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Foto Nikah Dua Aktor Porno yang Viral di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolresta Ambon Rotasi Tiga Kapolsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pohon Tumbang Timpa Ibu dan Anak di Ambon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gara-gara Tagih Hutang Warga Mangga Dua Ambon Diparangi Hingga Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Terms and Conditions

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

No Result
View All Result
  • Ambonku
  • Hukum Kriminal
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • advetorial
  • Catatan Kita

© 2025 PT Medira Media Sejahtera

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In