Dihantam Gelombang KM Berkat Taloda Mati Mesin di Laut Banda
AMBONKITA.COM,- Akibat dihantam gelombang sebuah kapal penumpang dengan nama lambung KM. Berkat Taloda mengalami mati mesin di perairan laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu pagi (1/2/2025).
Tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi kapal ke Pelabuhan Banda Naira pada Sabtu sore.
Kapal mati mesin setelah dihantam gelombang. Diduga air laut masuk dan bercampur dengan BBM yang menyebabkan mesin induk kapal mengalami kerusakan.
- Polri Mutasi Besar-besaran, 1.121 Personel Dirotasi Termasuk Wakapolda Maluku
- PT Ambon Perberat Hukuman Tiga Terdakwa Korupsi BUMD PT. Tanimbar Energi, Eks Bupati Divonis Penjara 7 Tahun
- Dorong Pembangunan Terminal Pelabuhan Ambon, Pelindo dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi
- 11 WNA China Ditangkap dalam Kasus Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, 13 Lainnya Buron
Tim SAR yang mendapatkan informasi ini kemudian dikerahkan melakukan pencarian menggunakan KM. Sabuk Nusantara 106.
Kapal akhirnya ditemukan terombang ambing di sekitar perairan Pulau Run, Kepulauan Banda.
KM Berkat Tolada membawa 17 anak buah kapal (ABK). Kapal berangkat dari Kupang, Nusa Tenggara Timur hendak menuju Sorong, Papua Barat.
Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah mengatakan, kapal ditemukan di sekitar perairan pulau run pada pukul 15.30 WIT.
Setelah ditemukan kapal langsung ditarik menggunakan KM Sabuk Nusantara 106 menuju Pelabuhan Banda Naira. Seluruh ABK kapal dinyatakan selamat.
Arafah mengaku proses evakuasi berlangsung cukup lama akibat gelombang setinggi kurang lebih 2,5 meter.
Saat ini kapal telah berada di Pelabuhan Banda Naira untuk selanjutnya diperbaiki. Seluruh awak kapal dinyatakan selamat.
Editor: Husen Toisuta








