Bentrok di Ori dan Kariuw, Kapolda Minta Warga Menahan Diri
AMBONKITA.COM,- Bentrok warga pecah antara warga Ori dan Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.
Bentrok antara kedua kelompok warga itu menyebabkan sejumlah rumah warga terbakar pada Rabu (26/1/2022) dini hari. Dan dua warga meninggal dunia.
Atas insiden itu, Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, mengimbau warga yang berkonflik untuk menahan diri. Saat ini, aparat keamanan sudah dikerahkan dan melakukan pengamanan.
- Kasus Pembunuhan Nus Kei akan Disidangkan, Dua Terdakwa Ditahan di Rutan Ambon
- Proyek Air Bersih di Pulau Haruku "Telan" Lima Tersangka, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar
- Polda Maluku Ciduk Buronan Kasus Pengeroyokan Mahasiswa di Ambon, Penangkapan Berlangsung Dramatis
- PT Ambon Perberat Hukuman Tiga Terdakwa Korupsi BUMD PT. Tanimbar Energi, Eks Bupati Divonis Penjara 7 Tahun
“Benar ada kesalahpahaman di sana, dan sudah kita dorong pasukan ke sana untuk membantu pengamanan. Dan Bapak Kapolda mengimbau kepada pihak-pihak berkonflik agar dapat menahan diri,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. M. Rum Ohoirat, Rabu (26/1/2022).
Juru bicara Polda Maluku ini meminta warga agar tidak terpengaruh dengan isu-isu menyesatkan. Pihaknya kini sedang menyelidiki aktor-aktor dibalik insiden tersebut.
“Kami minta warga juga tidak terpengaruh dengan isu-isu menyesatkan, karena kita sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan, dan penyelidikan,” tegas Rum.
Bahkan, lanjut Rum, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Dandim beserta Bupati Maluku Tengah sedang menuju lokasi kejadian.
“Sekali lagi kami minta warga menahan diri, karena kami sedang melakukan penyelidikan. Kita akan mengambil tindakan tegas kepada pihak-pihak yang terlibat,” pintanya.
Penulis: Husen Toisuta








