Antisipasi Banjir dan Longsor, DPRD Maluku Minta Pemda Aktifkan Pos Tanggap Darurat

22 May 2024, 23:32
Penulis: Editor

AMBONKITA.COM,- Untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam seperti banjir dan longsor DPRD Provinsi Maluku meminta Pemerintah Daerah (pemda) agar dapat mengaktifkan setiap pos tanggap darurat.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku, Hatta Hehanussa, juga mengharapkan perhatian dari Balai Jalan dan Balai Sungai maupun instansi terkait lainnya untuk tanggap darurat. Hal ini diingatkan menyusul musim penghujan tiba.

Curah hujan dengan intensitas cukup tinggi mulai dialami di wilayah Maluku. Peristiwa tersebut juga telah mengakibatkan beberapa kejadian bencana alam di Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat. Seperti pada ruas jalan Trans Seram di Piru-Kairatu maupun Piru-Taniwel. Beberapa ruas jalan lainnya juga terkena dampak.

BACA JUGA: Tiga Wanita Pelaku Judi Togel Diamankan Polisi

Hehanussa mengaku pihaknya telah menggelar rapat bersama untuk pengawasan DPRD Maluku tahap kedua. “Diharapkan kepada satuan kerja yang melaksanakan reservasi agar segera mengambil langkah-langkah tanggap darurat,” kata Hehanussa, Kamis.

Selain itu, wakil rakyat dari dapil Seram Bagian Barat ini juga mengaku sejumlah kawasan di sana, pun sering terjadi banjir, meski hanya sesaat dengan intensitas curah hujan tinggi. Seperti di daerah Kampung Kolam di Waisarisa. “Kalau hujan dengan intensitas tinggi selama setengah jam saja sudah banjir di kawasan itu,” tambahnya.

Ia berharap dengan situasi tersebut, setiap pos tanggap darurat, terutama menyangkut infrastruktur segera diaktifkan.

“Jangan sampai akses kebutuhan masyarakat terkait suplai persediaan bahan pokok terhambat akibat musibah yang timbul karena faktor cuaca ekstrem,” pintanya.

Editor: Husen Toisuta

BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *