Kuatir Hutan Mangrove Dirusak, Warga Banggoi, Seram Timur Demo Pemkab SBT
Warga Banggoi Protes Pemkab SBT Kuatir Hutan mangrove dirusak Foto : Sofyan
Menanggapi tuntutan massa aksi demontrasi, Sekretaris Daerah Jafar Kwairumaratu menegaskan, agar masyarakat Banggoi kembali dan menjaga hutan mangrove milik mereka.
Pasalnya, Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementerian Desa (Kemendes) saat ini gencar melakukan program penanaman mangrove.
”Melalui Kemendes, di SBT ada 20 Desa yang akan melakukan penanaman mangrove,” kata Sekda saat memberikan penjelasan ke pendemo.
Baca Berita Lainnya
- Polri Mutasi Besar-besaran, 1.121 Personel Dirotasi Termasuk Wakapolda Maluku
- PT Ambon Perberat Hukuman Tiga Terdakwa Korupsi BUMD PT. Tanimbar Energi, Eks Bupati Divonis Penjara 7 Tahun
- Dorong Pembangunan Terminal Pelabuhan Ambon, Pelindo dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi
- 11 WNA China Ditangkap dalam Kasus Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, 13 Lainnya Buron
Menurut Sekda, Pemerintah Kabupaten SBT saja baru menerima informasi soal perusahaan yang membeli hutan mangrove di Negeri Banggoi.
“Kita belum terima laporan, hari ini baru kita dengar,” katanya. Dia berjanji akan menelaah tuntutan pendemo.
Penulis : Sofyan Kastella
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari.








