Perahu Tenggelam di Teluk Dalam Ambon, 6 Pemuda Diselamatkan Polairud
AMBONKITA.COM,- Personel Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda Maluku berhasil menyelamatkan sebanyak 6 pemuda yang tenggelam bersama 1 unit perahu di perairan Teluk Dalam, Kota Ambon, Selasa (17/1/2023).
Peristiwa tenggelamnya perahu itu terjadi tepat di depan perairan Markas Komando Direktorat Polairud Polda Maluku, Lateri, Kecamatan Baguala Ambon, sekira pukul 15.30 WIT.
Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso, S.Ik, M.Si mengatakan, perahu yang ditumpangi enam pemuda tersebut tenggelam saat salah satu semang perahu patah.
- Hattrick Gol Messi di Lapangan, Lautan Biru-Putih di Jalanan Ambon
- Perketat Seleksi Psikologi Casis Polri, Karo SDM Polda Maluku Tegaskan Rekrutmen Bebas Intervensi
- Pertamina Ingatkan SPBU, Penyaluran Pertalite tidak Sesuai Aturan Dikenai Sanksi
- Polda Maluku Dorong Kolaborasi Nasional Lindungi Perempuan dan Anak Melalui Forum Perempuan Seribu Pulau
“Keenam korban saat itu bergerak dari arah BTN Passo Indah, hendak menuju Lateri. Mereka ingin mengambil sampel yang akan digunakan sebagai bahan penelitian,” kata Handoyo.
Di tengah perjalanan, tiba-tiba semang perahu berwarna biru itu patah. Perahu secara perlahan-lahan kemudian tenggelam.
BACA JUGA: Ikut Rakornas Forkopimda se-Indonesia, Kapolda Maluku Siap Laksanakan Arahan Presiden
“Melihat kejadian tenggelamnya perahu, personil Subdit Patroli Airud Ditpolairud melakukan quick respon untuk segera memberikan pertolongan kepada para korban,” kata Handoyo.
Seluruh korban berhasil diselamatkan menggunakan 1 unit RIB Subdit Patroli Airud Ditpolairud Polda Maluku. Mereka kemudian dievakuasi ke dermaga pelabuhan Ditpolairud.
“Seluruh korban berhasil dievakuasi di dermaga Mako Ditpolairud Polda Maluku,” katanya.
Berikut identitas keenam korban yang berhasil diselamatkan. Diantaranya Piter (22), warga Halong; Vian (24), warga Halong; Jeki (22), warga Poka Perumnas; Alwy (22), warga Poka; Juan (15), warga BTN Passo Indah; dan Roland (13), warga BTN Passo Indah.
Editor: Husen Toisuta








