Proyek Talud SMI Bermasalah di Buru Naik Penyidikan

10 October 2023, 02:40
Penulis: Editor

AMBONKITA.COM,- Setelah proyek air bersih mangkrak di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah dinaikan ke tahap penyidikan, hal yang sama juga dilakukan penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku terhadap pembangunan talud diduga bermasalah di Kabupaten Buru.

Proyek pembangunan sarana prasarana air bersih di Pulau Haruku, dan talud di Buru, dikerjakan menggunakan dana pinjaman Pemerintah Provinsi Maluku dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Untuk proyek pembangunan talud sendiri menggunakan anggaran sebesar Rp14 miliar. Sementara air bersih Rp13 miliar.

“Untuk penyelidikan kasus dugaan korupsi pada pekerjaan proyek talud di Buru sudah naik tahap penyidikan,” ungkap Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba, Selasa (10/10/2023).

BACA JUGA: Jaksa Periksa PPK dan Pokja Proyek Mangkrak Air Bersih di Pulau Haruku

Setelah dinaikan ke tahapan penyidikan, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Maluku selanjutnya telah mengagendakan pemanggilan sejumlah pihak terkait untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi.

“Masih dijadwalkan pemanggilan saksi yang akan hadir untuk diperiksa pada Rabu besok,” jelas Wahyudi.

Proyek pembangunan talud dikerjakan kontraktor Liem Sin Tiong yang saat ini mendekam di penjara terkait kasus suap mantan Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa.

Proyek pembangunan talud bermasalah karena diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi atau petunjuk pelaksanaan. Akibat dikerjakan asal-asalan, maka telah mengurangi nilai proyek yang sudah ditetapkan dalam kontrak kerja.

Sekadar tahu, Pemprov Maluku melakukan pinjaman kepada PT SMI senilai Rp700 miliar. Pinjaman itu merupakan program Pemerintah Pusat untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca covid-19.

Editor: Husen Toisuta

BACA BERITA TERKINI AMBONKITA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *