Selama Ramadan, Dewan Minta Pemda Maluku Tekan Inflasi
AMBONKITA.COM,- Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, mendesak pemerintah daerah provinsi Maluku agar dapat mengantisipasi laju inflasi selama bulan Ramadan 1444 Hijriah.
“Sejauh ini Pemprov melalui OPD terkait telah berupaya untuk melakukan langkah pengendalian stok bahan pokok dan masih terjaga hingga saat ini,” kata Watubun kepada wartawan, kemarin.
Dari pantauan DPRD, Watubun mengaku Pemda Maluku masih dapat mengendalikan stok bahan pangan. Mereka juga mampu mengendalikan harga di pasar.
- Ajang ISRA 2026 Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong Lima Penghargaan
- Volume Kendaraan Meningkat di Saumlaki Buntut Aktivitas Blok Masela, Pertamina dan Pemkab KKT Komitmen Jaga Keandalan Suplai BBM
- Dua Pejabat PT Dok Waiame Jadi Tersangka Korupsi Kas BUMN, Negara Rugi Rp18,9 Miliar
- Kasus Pembunuhan Nus Kei akan Disidangkan, Dua Terdakwa Ditahan di Rutan Ambon
Kendati begitu, dirinya tidak menampik kalau kondisi harga bahan pokok di pasar modern dan tradisional pun masih dinamis. Hal itu dapat menyebabkan sewaktu-waktu akan mengalami kenaikan, yang berdampak pada inflasi.
BACA JUGA: Belum Selesai Dikerjakan, DPRD Atensi Rehab Mess Maluku di Jakarta
Untuk mencegah inflasi agar tidak terjadi selama Ramadan, Watubun meminta Pemprov, Pemerintah Kota maupun Kabupaten agar dapat melakukan pantauan secara terus-menerus di pasar.
DPRD, tambah Watubun, juga akan terus memberikan dukungan kepada Pemprov agar dapat mengambil sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga harga bahan pokok tetap terjaga.
“Sehingga harga bahan pokok dapat dijangkau secara baik dan memenuhi stok dan harapan masyarakat sehingga memungkinkan untuk tidak terjadi kegaduhan secara ekonomi,” harapnya.
Editor: Husen Toisuta








