Debat Kedua Pilkada Kota Ambon, Ketua KPU: Masyarakat Silahkan Menilai Siapa yang Layak
AMBONKITA.COM,- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon, Kaharudin Mahmud, resmi membuka debat kedua pemilihan calon wali kota dan wakil wali kota Ambon, Selasa (5/11/2024).
Debat terbuka pemilihan kepala daerah kota Ambon yang kedua ini dilaksanakan di gedung Islamic Center, Waihaong, kota Ambon.
Pada debat kali ini seluruh peserta calon wali kota dan wakil wali kota Ambon hadir. Diantaranya pasangan calon nomor urut 1 Agus Ririmasse-Muhammad Novan Liem; nomor urut 2 Bodewin M. Wattimena-Ely Toisutta; nomor urut 3 Muhammad Tady Salampessy-Emilyh Dominggus Luhukay; dan nomor urut 4 Janjte Wenno-Syarif Bakri Asyathry.
- PT Ambon Perberat Hukuman Tiga Terdakwa Korupsi BUMD PT. Tanimbar Energi, Eks Bupati Divonis Penjara 7 Tahun
- Dorong Pembangunan Terminal Pelabuhan Ambon, Pelindo dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi
- 11 WNA China Ditangkap dalam Kasus Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, 13 Lainnya Buron
- Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Booi Rp1,4 M Naik Penyidikan
Tak hanya keempat kandidat, debat pilkada yang disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi ini juga dihadiri para perwakilan partai pendukung dan tim relawan.
Ketua KPU Kota Ambon, Kaharudin Mahmud, mengaku, debat pilkada yang dilaksanakan ini sangat penting. Masyarakat kota Ambon dapat melihat langsung bagaimana penyampaian visi misi dan program kerja dari masing-masing kandidat.
“Melalui debat ini masyarakat dapat menyaksikan penyampaian visi-misi, gagasan, ide calon wali kota dan wakil wali kota. Dari sini masyarakat silahkan menentukan pilihannya, silahkan menilai dan melihat siapa yang mampu dan layak untuk bisa memimpin kota Ambon lima tahun ke depan,” kata Kaharudin dalam sambutannya.
Kaharudin juga meminta doa dari seluruh masyarakat kota sehingga dapat KPU sebagai penyelenggara dapat menjalankan tugasnya hingga terpilih pemimpin di ibukota provinsi Maluku ini.
“Kita tentu berharap debat ini berjalan dengan tertib. Kami juga mohon doa agar pelaksanaan debat ini hingga akhirnya terpilih wali kota dan wakil wali kota, dan kami mohon maaf apabila dalam kegiatan ini ada hal yang tidak berkenan, kami mohon doa sehingga kami bisa sama-sama bekerja hingga Pilkada ini selesai,” harapnya.
Tema debat kedua yaitu “Penguatan Ekonomi, Kesejahteraan Sosial, Daya Saing Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan”.
Editor: Husen Toisuta








