Kapolda Apresiasi Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Maluku
AMBONKITA.COM,- Tim ekspedisi rupiah berdaulat di wilayah provinsi Maluku dilepas menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo milik TNI Angkatan Laut.
Pelepasan yang berlangsung di atas dermaga Lantamal IX di Tawiri, Kota Ambon, Jumat (1/9/2023), ini mendapat apresiasi dari Kapolda Maluku Irjen Lotharia Latif.
Irjen Latif berharap ekspedisi rupiah berdaulat ini dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya peran rupiah dalam sejarah bangsa.
- Sidak SPN, Kapolda Maluku: Masa Depan Polri Ditentukan dari Kualitas Pendidikan di SPN
- Volume Kendaraan Meningkat di Saumlaki Buntut Aktivitas Blok Masela, Pertamina dan Pemkab KKT Komitmen Jaga Keandalan Suplai BBM
- Polda Maluku Gelar Operasi Anti Narkotika, Sasaran Pertama Tempat Hiburan Malam
- Dua Pejabat PT Dok Waiame Jadi Tersangka Korupsi Kas BUMN, Negara Rugi Rp18,9 Miliar
“Rupiah bukan hanya sekadar sebagai alat pembayaran yang sah tetapi juga menjadi simbol kedaulatan negara yang patut kita hormati,” harapnya.
BACA JUGA: Sindikat Pencurian di Kapal Pelni Diungkap Polsek KPYS Ambon
Kapolda juga telah memerintahkan Polres dan Polsek yang melaksanakan kegiatan tersebut untuk membackup keamanan dan membantu sepenuhnya kelancaran kegiatan tersebut bersama TNI dan instansi terkait.
Untuk diketahui, tim ekspedisi rupiah berdaulat berasal dari Bank Indonesia Pusat. Ekspedisi rupiah berdaulat di wilayah Maluku menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo milik TNI Angkatan Laut.
Turut hadir dalam pelepasan itu yakni Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, Danlantamal IX Birgjen TNI (Mar) Said Latuconsina, dan sejumlah pejabat lainnya.
Saat acara pelepasan, Forkopimda Maluku dan pejabat lainnya mengecek kondisi geladak dan anjungan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo.
Editor: Husen Toisuta








