Kasus Kecelakaan Maut di Silale Diselesaikan secara Kekeluargaan
AMBONKITA.COM,- Kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang pelajar di ruas jalan Sultan Babulah, Kawasan Silale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, diselesaikan secara kekeluargaan.
Penyelesaian secara kekeluargaan atau restorative justice ini dilakukan setelah ada kesepakatan bersama antara pihak keluarga korban dengan pelaku tabrakan naas tersebut.
“Untuk kasusnya sudah selesai. Kedua pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan, jadi kami terapkan secara keadilan restorative,” kata Kasat Lantas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kompol Senja kepada AmbonKita.com, Kamis (13/1/2022).
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Ambon Gelar Anjangsana dan Berbagi Kasih
- Tetap Turun ke Jalan di Tengah Guyuran Hujan, Polda Maluku Gencarkan Edukasi Keselamatan Operasi Simpatik Salawaku 2026
- Ziarah Hari Bhayangkara 80, Kapolda Maluku: Semangat Pahlawan Harus Hidup dalam Pelayanan Polri
- Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Booi Rp1,4 M Naik Penyidikan
Menurut Senja, penyelesaian tersebut diterapkan karena kedua belah pihak tidak saling menuntut.
“Karena kedua pihak tidak saling menuntut berdasarkan kesepakatan mereka bersama,” ujarnya.
Untuk diketahui, kecelakaan maut tersebut terjadi pada Kamis petang (6/1/2022). Sebelum diselesaikan secara kekeluargaan, perkara itu sudah ditahap penyidikan.
Selain merenggut nyawa Aulia Sangadji (17), yang merupakan pengendara sepeda motor Yamaha Fino DE 4713 AR, kecelakaan itu juga menyebabkan dua sepeda motor rusak, dan nyaris merobohkan sebuah tempat usaha pangkas rambut madura.
Peristiwa naas itu sempat menyebabkan kemacetan panjang. Pasca kecelakaan tersebut, aparat kepolisian langsung mengamankan pelaku Mozez Sukur Yodida Radiena, oknum PNS, yang merupakan pengemudi Toyota Avanza DE 1529 AR tersebut.
Penulis: Husen Toisuta








